Analisis Penyebab Kenaikan Harga Belerang pada Oktober
Di pasar belerang, produsen global utama meliputi AS, Tiongkok, Uni Emirat Arab, dan Rusia. Namun, karena negara-negara seperti Tiongkok dan AS sebagian besar mengonsumsi produksi sendiri, Rusia dan negara-negara Timur Tengah berperan sebagai pemasok utama.
Akibat kendala pada produksi belerang Rusia, kargo utama Timur Tengah saat ini mendominasi pasar. Seiring permintaan pupuk fosfat yang secara bertahap terlepas di wilayah seperti Indonesia, Brasil, dan Afrika, serta proyek MHP di Indonesia yang memerlukan penimbunan belerang, berbagai faktor telah memberikan kekuatan penetapan harga signifikan kepada pedagang, menyebabkan kenaikan berkelanjutan harga belerang. Harga belerang saat ini (CIF Indonesia) telah meningkat dari rata-rata $335/ton pada awal Oktober menjadi rata-rata $380/ton, dan harga belerang diperkirakan masih memiliki ruang untuk kenaikan lebih lanjut.



