Bijih Nikel
Pada awal Oktober, harga bijih nikel Indonesia menunjukkan tren naik. Dalam hal harga patokan, patokan domestik bijih nikel Indonesia untuk paruh pertama Oktober adalah USD 15.102 per ton metrik kering, naik 0,68% dari periode sebelumnya. Untuk premi, menurut data SMM tentang premi bijih nikel laterit domestik Indonesia, kadar 1,4% rata-rata USD 22, kadar 1,5% rata-rata USD 25,5, dan kadar 1,6% rata-rata USD 26, dengan premi arus utama naik USD 1. Harga kirim untuk bijih laterit kadar 1,6% Ni di Indonesia adalah USD 51,7–53,7 per ton metrik basah. Untuk bijih hidrometalurgi, harga kirim untuk kadar 1,3% Ni tetap stabil di USD 24–26 per ton metrik basah, tidak berubah dari minggu lalu.
- Bijih Pirometalurgi:
Dari sisi pasokan, sebagian besar wilayah di Sulawesi dan Halmahera telah memasuki musim kemarau, yang diperkirakan akan mendukung produksi bijih yang lebih tinggi. Pada 3 Oktober 2025, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 17/2025, mengumumkan bahwa mulai tahun 2026, persetujuan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) akan kembali dari siklus tiga tahun menjadi persetujuan tahunan. Akibatnya, semua kuota produksi RKAB 2026 yang sebelumnya disetujui di bawah siklus 2024–2025 telah dicabut, dan perusahaan diwajibkan untuk mengajukan kembali aplikasi RKAB tahunan baru. Selain itu, Satuan Tugas Kehutanan terus melakukan pemeriksaan kepatuhan terhadap beberapa perusahaan pertambangan, yang berdampak terbatas pada produksi tetapi sedikit mengganggu sentimen pasokan pasar.
Di sisi permintaan, meskipun harga NPI menunjukkan momentum kenaikan yang terbatas, produksi masih diperkirakan terus meningkat. Saat ini, beberapa smelter NPI memiliki stok bijih sedikit di bawah kebutuhan produksi dan telah mulai secara bertahap meningkatkan pengadaan bahan baku. Secara keseluruhan, perubahan kebijakan regulasi Indonesia memperkuat permintaan bijih nikel, yang diharapkan dapat mendukung harga bijih pirometalurgi tetap berada pada level tinggi di masa depan.
- Bijih Hidrometalurgi:
Kondisi pasar tetap stabil, dengan volume pengiriman antar-pulau sedikit menurun. Karena smelter HPAL saat ini memegang persediaan bijih yang relatif cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi, permintaan pasar secara keseluruhan belum menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan bulan lalu. Ke depan, pengadaan bijih kemungkinan akan meningkat, mendorong permintaan naik. Selain itu, dengan penerapan kebijakan regulasi RKAB baru yang mendekati, smelter dapat mempercepat pengadaan lebih awal selama sisa tahun ini. Oleh karena itu, harga bijih hidrometalurgi diperkirakan juga akan menunjukkan tren naik.
Nickel Pig Iron
“Harga NPI Kualitas Tinggi Turun di Bawah Tekanan Hilir, Kelebihan Pasokan Pasar Terus Berlanjut”
Harga rata-rata nickel pig iron (NPI) kualitas tinggi 10–12% SMM turun 1,2 RMB per unit nikel dari minggu lalu menjadi 953,5 yuan per titik nikel (ex-works, termasuk pajak). Harga rata-rata NPI Indonesia berdasarkan FOB turun 0,28 USD per unit nikel dari minggu lalu menjadi 117,16 USD per unit nikel. Setelah liburan Hari Nasional, harga NPI kualitas tinggi menurun secara mingguan karena tekanan margin dari pabrik baja tahan karat hilir.
Di sisi pasokan, meskipun smelter hulu masih menunjukkan keinginan untuk menopang harga, penawaran pasar menunjukkan pergeseran penurunan sedikit. Di sisi permintaan, di bawah tekanan dari penjualan baja tahan karat yang lesu dan kenaikan biaya produksi keseluruhan, beberapa pabrik baja besar mengurangi penawaran pembelian mereka untuk NPI kualitas tinggi, menyeret harga pasar lebih rendah. Secara keseluruhan, situasi kelebihan pasokan di pasar NPI kualitas tinggi tetap tidak berubah. Dengan konsumsi pengguna akhir yang lemah, pembeli hilir telah mengurangi penerimaan mereka terhadap harga NPI saat ini. Harga diperkirakan akan terus menghadapi tekanan penurunan minggu depan.




