[Delapan Departemen: Terapkan Aksi Strategis Baru untuk Terobosan Eksplorasi Mineral, Perkuat Survei dan Eksplorasi Sumber Daya Seperti Tembaga, Aluminium, Lithium, Nikel, Kobalt, dan Timah]
Kementerian Perindustrian dan Informatika bersama tujuh departemen lainnya telah menerbitkan "Rencana Kerja untuk Pertumbuhan Stabil di Industri Logam Non-Ferrous (2025–2026)". Rencana tersebut menyebutkan penguatan eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya. Aksi strategis baru untuk terobosan eksplorasi mineral akan diimplementasikan, dengan peningkatan survei dan eksplorasi sumber daya seperti tembaga, aluminium, lithium, nikel, kobalt, dan timah, bertujuan untuk mencapai hasil eksplorasi baru. Alokasi kompetitif hak penambangan akan ditingkatkan, dan hak penambangan akan dilepas secara ilmiah dan teratur. Dukungan akan diberikan untuk penelitian dan pengembangan teknologi serta peralatan penambangan, pengolahan, dan peleburan yang hijau dan efisien untuk sumber daya berkadar rendah, terkait, dan refraktori, guna meningkatkan tingkat perolehan penambangan, tingkat perolehan pengolahan, dan tingkat pemanfaatan komprehensif. Wilayah dengan kondisi yang sesuai akan didukung dalam mendirikan basis daur ulang sumber daya terbarukan, meningkatkan pemanfaatan komprehensif scrap logam non-ferrous seperti scrap tembaga dan scrap aluminium, serta pemanfaatan komprehensif limbah padat emerging seperti baterai bekas dan modul PV bekas.

![[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Sulfur dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei](https://imgqn.smm.cn/usercenter/BdFZr20251217171712.jpg)
![“Taruhan Kontrarian” Samsung SDI: Bertaruh 2,5 Triliun Won pada Baterai Generasi Berikutnya untuk Menulis Ulang Lanskap Energi Global [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/vwTDJ20251217171728.jpg)
