Hari ini, kontrak BC tembaga 2510 yang paling banyak diperdagangkan dibuka pada 73.050 yuan/mt, ditutup lebih tinggi dengan posisi beli berkurang. Selama sesi malam, BC tembaga awalnya naik, sempat menyentuh level tertinggi 73.740 yuan/mt, sebelum harga tembaga terkoreksi dan mengalami fluktuasi yang cukup besar. Setelah sesi siang dibuka, harga tembaga terus mengalami fluktuasi yang cukup besar, akhirnya ditutup pada 73.190 yuan/mt, naik 0,37%. Posisi terbuka turun menjadi 2.624 lot, turun 421 lot dari hari perdagangan sebelumnya, sementara volume perdagangan mencapai 5.553 lot. Sentimen pasar saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait: di satu sisi, kepanikan yang dipicu oleh insiden mendadak di tambang tembaga Grasberg di Indonesia belum sepenuhnya mereda; di sisi lain, Asosiasi Industri Logam Nonferrous Tiongkok baru-baru ini mengadakan pertemuan yang secara eksplisit menentang persaingan "involusi" dalam industri peleburan tembaga. Kedua jenis berita tersebut telah meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap pasokan tembaga di masa depan. Selain itu, fokus pasar telah beralih ke data PCE Fed AS yang akan dirilis nanti hari ini. Dari segi fundamental, sisi pasokan, seiring mendekatnya libur Hari Nasional, beberapa perusahaan menyesuaikan laju produksi mereka untuk persediaan pra-libur, yang sedikit meringankan tekanan pasokan pasar jangka pendek. Dari sisi permintaan, harga tembaga yang tinggi telah menekan kemauan beli perusahaan hilir, dan rilis permintaan aktual tidak sesuai dengan harapan.
Kontrak tembaga SHFE 2510 ditutup pada 82.470 yuan/mt. Berdasarkan harga kontrak BC tembaga 2510 sebesar 73.190 yuan/mt, harga pasca-pajaknya adalah 82.704 yuan/mt, menghasilkan selisih harga sebesar -234 antara tembaga SHFE 2510 dan BC tembaga. Selisih harga tersebut tetap terbalik dan menyempit dibandingkan hari sebelumnya.



