Produk Elektrolit Solid-State MGL Finalisasi, Lolos Sertifikasi Pilot oleh Perusahaan Terkemuka

Telah Terbit: Sep 22, 2025 16:54
Sumber: CLS Fintech
[MGL: Produk Elektrolit Solid-State Perusahaan Telah Menyelesaikan Finalisasi Teknis dan Lolos Sertifikasi Percobaan oleh Perusahaan Baterai Solid-State Terkemuka] MGL menyatakan pada platform interaktif bahwa di bidang baterai solid-state, perusahaan secara aktif memperluas aplikasi material berbasis mangan kaya litium dan terlibat dalam pengembangan kolaboratif mendalam dengan perusahaan sel baterai dan pembuat mobil terkemuka. Salah satu material katoda berbasis mangan kaya litiumnya telah lolos sertifikasi uji skala kecil oleh perusahaan baterai solid-state terkemuka dan saat ini berkembang secara teratur menuju sertifikasi percobaan. Produk elektrolit solid-state perusahaan telah menyelesaikan finalisasi teknis dan lolos sertifikasi percobaan oleh perusahaan baterai solid-state terkemuka, dengan potensi aplikasi masa depan dalam baterai daya untuk drone ketinggian rendah, baterai ESS solid-state, dan baterai mobil berkekuatan tinggi. Sementara itu, perusahaan terus melakukan cadangan R&D untuk elektrolit LLZO konduktivitas tinggi serta teknologi elektrolit solid-state halida dan sulfida.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Kementerian Perindustrian dan Iklim Korea Selatan Akan Bekerja Sama dalam Pengembangan Industri Baterai Bekas
21 menit yang lalu
Kementerian Perindustrian dan Iklim Korea Selatan Akan Bekerja Sama dalam Pengembangan Industri Baterai Bekas
Baca Selengkapnya
Kementerian Perindustrian dan Iklim Korea Selatan Akan Bekerja Sama dalam Pengembangan Industri Baterai Bekas
Kementerian Perindustrian dan Iklim Korea Selatan Akan Bekerja Sama dalam Pengembangan Industri Baterai Bekas
Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi serta Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup Korea Selatan mengumumkan pada 7 Agustus bahwa mereka menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada pagi hari untuk memperkuat kerja sama dalam kebijakan baterai bekas. Mereka berencana menyatukan sistem manajemen riwayat dan distribusi baterai yang sebelumnya terpisah di antara kedua kementerian, serta menghubungkannya dengan sistem sertifikasi bahan baku daur ulang. Perjanjian ini mendefinisikan baterai bekas yang mengandung mineral penting seperti litium, nikel, dan kobalt sebagai sumber daya strategis, bukan sekadar limbah. Melalui langkah-langkah tersebut, pemerintah bertujuan menstabilkan rantai pasok baterai bekas sebagai sumber daya strategis generasi mendatang.
21 menit yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia untuk Bulan Juni
2 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia untuk Bulan Juni
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia untuk Bulan Juni
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia untuk Bulan Juni
Impor belerang: 336.900 ton, naik 21% bulan-ke-bulan, turun 26% tahun-ke-tahun. Pemasok utama: Kanada, Arab Saudi, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, Taiwan (Tiongkok), Jepang, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina. Ekspor belerang: 54.800 ton, naik tajam baik bulan-ke-bulan maupun tahun-ke-tahun. Tujuan utama: Malaysia, Tiongkok, Timor Leste, dan Jerman. Impor asam sulfat: 111.200 ton, naik 101% bulan-ke-bulan dan 150% tahun-ke-tahun. Pemasok utama: Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok.
2 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
2 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Juni
Pada Juni 2026, impor belerang bulanan Indonesia total 334.700 ton, naik 21% MoM dan turun 26% YoY, dengan importir utama meliputi Kanada, Arab Saudi, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Tiongkok, Jepang, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina, dll.; Ekspor belerang bulanan Indonesia total 54.800 ton, naik tajam secara MoM dan YoY, dengan tujuan ekspor utama meliputi Malaysia, Tiongkok, Timor Leste, dan Jerman; Impor asam sulfat bulanan Indonesia total 111.200 ton, naik 101% MoM dan naik 150% YoY, dengan importir utama yakni Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok; Ekspor asam sulfat bulanan Indonesia tercatat nihil.
2 jam yang lalu
[MGL: Produk Elektrolit Solid-State Perusahaan Telah Menyelesaikan Fin - Shanghai Metals Market (SMM)