Beijing (Gasgoo)- Horse Powertrain, perusahaan patungan yang didirikan oleh Geely dan Renault pada Mei 2024, melakukan debut Eropa pertamanya di IAA Mobility 2025 di Munich yang diselenggarakan pada 8–12 September. Perusahaan ini memamerkan rangkaian lengkap solusi powertrain generasi berikutnya yang mencakup sistem hybrid, range extender, hidrogen, dan bahan bakar alternatif.
Salah satu sorotan adalah peluncuran global generator range extender berbasis gallium nitride (GaN) dan teknologi motor amorf dari Horse. Keduanya dirancang untuk menawarkan berbagai jalur teknologi dekarbonisasi bagi produsen mobil.
Perusahaan juga menggelar roadshow teknis, memperkenalkan versi terbaru Future Hybrid Concept yang pertama kali ditampilkan di Auto Shanghai awal tahun ini. Versi performa baru (layout P1+P3) memiliki lebar 740 mm, sementara versi ultra-kompak (layout P2) hanya 650 mm. Horse menyatakan solusi ini dapat membantu produsen mobil memangkas biaya R&D dan retooling hingga 20%, dengan produksi massal direncanakan mulai 2027. Varian tiga silinder juga sedang dikembangkan untuk kendaraan lebih kecil.
Di segmen hybrid cerdas, Horse mempresentasikan mesin khusus hybrid B15 (BHE15TDB) yang dipasangkan dengan sistem e-drive 3DHT160. Sudah digunakan pada Lynk & Co 08 EM-P, konfigurasi ini menghasilkan daya maksimum 436 kW dan torsi puncak 905 N·m, kini memasuki pasar Eropa untuk mendukung ekspansi global Lynk & Co.
Di sisi lain, motor amorf Horse mencapai efisiensi puncak 98,22% dengan pengurangan core loss lebih dari 50%, dan rencananya akan digunakan dalam sistem super-hybrid generasi berikutnya pada 2027. Range extender GaN-nya mengurangi volume sistem dan panjang aksial sebesar 20%, dengan sampel teknikal akan disuplai ke pelanggan luar negeri pada 2026.



