[SMM Kilat: Jepang Akan Melakukan Uji Penambangan Skala Besar untuk Logam Tanah Jarang di Perairan Minamitorishima pada Tahun Fiskal 2027] Sebagai bagian dari inisiatif penelitian nasional, Jepang berencana melakukan uji penambangan logam tanah jarang di zona ekonomi eksklusif (ZEE) sekitar Pulau Minamitorishima pada Januari 2026, menggunakan kapal dari Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology (JAMSTEC). Upaya ini bertujuan mengurangi ketergantungan pada logam tanah jarang dari China dan mendorong pengembangan sumber daya domestik.
Dalam proses penambangan, Jepang akan menggunakan kapal pengeboran laut dalam JAMSTEC "Chikyu" untuk mengambil lumpur kaya logam tanah jarang dari kedalaman 5.500 meter di bawah permukaan laut. Lumpur tersebut mengandung sejumlah besar disprosium dan gadolinium (Gd), yang terakhir dapat digunakan sebagai bahan pengendali reaktor.
Namun, kelayakan ekonomi proyek penambangan logam tanah jarang Minamitorishima masih belum pasti. Di satu sisi, karena lokasi penambangan yang terpencil, biaya transportasi akan sangat tinggi meskipun lumpur berhasil diambil dari dasar laut. Di sisi lain, teknologi untuk memurnikan logam tanah jarang dari lumpur masih perlu dikembangkan lebih lanjut.
Menurut rencana, proyek ini akan melakukan uji penambangan skala besar pada tahun fiskal 2027 untuk memverifikasi kemampuan mengambil 350 ton lumpur per hari, dengan biaya terkait pemulihan logam tanah jarang juga diperkirakan akan dihitung.

![[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida Pr-Nd sedikit rebound karena pemasok menahan harga, oksida terbium terus melemah, logam mengikuti kenaikan tetapi transaksi masih terbatas.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/THqPM20251217171743.jpeg)

