Bijih Nikel
Harga bijih nikel Indonesia tetap stabil minggu ini. Untuk periode kedua Agustus, harga patokan domestik bijih nikel Indonesia adalah USD 15,013/ton metrik kering. Untuk premi, menurut data SMM tentang bijih nikel laterit domestik Indonesia, kadar 1,4% rata-rata USD 22,2, kadar 1,5% rata-rata USD25,2, dan kadar 1,6% rata-rata USD25,7. Minggu ini, harga bijih nikel laterit domestik SMM 1,6% yang dikirim ke pabrik berkisar antara USD 50,5–53,8/ton basah, tidak berubah dari minggu lalu. Untuk bijih kadar lebih rendah, harga bijih nikel laterit domestik SMM 1,3% yang dikirim ke pabrik tetap stabil di USD 25,5–27,5/ton basah, tidak berubah dari minggu lalu.
- Bijih Pirometalurgi:
Di sisi pasokan, akhir Agustus, musim hujan di Halmahera masih kuat, sementara kondisi cuaca di Sulawesi menunjukkan beberapa perbaikan di minggu berikutnya. Secara keseluruhan, dampak pada pengiriman bijih nikel tidak separah sebelumnya. Bulan ini, kelebihan pasokan tongkang sedikit menyebabkan penurunan kecil pada tarif angkutan. Mengenai kuota RKAB, peraturan baru dengan masa berlaku satu tahun akan berlaku September, memungkinkan perusahaan mengajukan kembali aplikasi kuota untuk 2026. Revisi kuota IUP saat ini hampir selesai, dan pasokan bijih di pasar tetap melimpah. Dari sisi permintaan, minggu ini, smelter Indonesia tidak menghadapi kekurangan pasokan bahan baku. Meskipun harga bijih nikel menunjukkan beberapa perbaikan, smelter secara keseluruhan terus beroperasi dengan kerugian. Dengan membaiknya kondisi cuaca dan proses persetujuan kuota 2025 hampir selesai, harga bijih nikel pirometalurgi Indonesia tetap berada di bawah tekanan penurunan.
- Bijih Hidrometalurgi:
Pasokan relatif cukup, dengan kondisi penambangan limonit di Sulawesi sedikit lebih baik musim ini. Selain itu, persetujuan RKAB yang sedang berlangsung diperkirakan akan semakin meningkatkan pasokan pasar. Dari sisi permintaan, transportasi antarpulau limonit menurun, dan smelter hidrometalurgi tidak secara signifikan meningkatkan tingkat pembelian minggu ini. Menurut Indeks Siklus Inventaris Bijih Hidrometalurgi Indonesia SMM, rata-rata inventaris di smelter hidrometalurgi Agustus meningkat dibandingkan Juli, mencapai 1,6 bulan. Memperkirakan akhir kuartal ketiga, harga bijih nikel hidrometalurgi diperkirakan tetap berada di bawah tekanan, dengan potensi penurunan lebih lanjut.
NPI
“Pemulihan Permintaan dengan Dukungan Biaya, Harga Besi Pig Nikel Tinggi Naik Tipis”
Harga besi pig nikel tinggi (NPI) naik tipis minggu ini didukung oleh dukungan biaya yang kuat dan tanda-tanda pemulihan permintaan. Harga rata-rata SMM NPI 10–12% (ex-works, termasuk pajak) naik 9,6 yuan/unit Ni menjadi 937,1 yuan/unit Ni, sementara indeks NPI Indonesia FOB meningkat USD 1,64/unit Ni menjadi USD 114,84/unit Ni. Beberapa pabrik baja tahan karat dan pelaku hulu meluncurkan tender, secara signifikan meningkatkan aktivitas perdagangan. Inventaris baja tahan karat terus menurun, menunjukkan pemulihan konsumsi bertahap dan memperkuat kepercayaan pasar.
Berdasarkan harga bijih nikel 25 hari lalu, pelebur NPI terus menghadapi margin kas negatif minggu ini. Di sisi pasokan, kenaikan biaya bahan tambahan dan listrik menjaga garis biaya produksi tetap tinggi, memberikan dukungan harga yang kuat. Meskipun kenaikan NPI minggu ini sedikit meningkatkan margin, pelebur masih menghadapi margin kas negatif karena tingginya biaya bahan baku dan energi. Harga bijih Filipina tetap stabil, sementara bijih Indonesia hanya mengalami penurunan kecil. Memandang minggu depan, dengan biaya yang tidak mungkin mereda dan kenaikan harga NPI terbatas, pelebur diperkirakan tetap berada di bawah tekanan margin meskipun dukungan terus berlanjut dari pemulihan permintaan hilir.

![[Analisis SMM] Nikel Lemah Membatasi Futures Baja Nirkarat China dalam Kisaran Ketat karena Disiplin Harga Pabrik](https://imgqn.smm.cn/production/admin/votes/imagesLDoQB20260703182347.png)
![[SMM Analysis] Harga Garam Nikel dan Kobalt Lemah; Utang Produk Antara Tertekan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yaAtG20251217171733.jpg)
![[Analisis SMM] HMA bijih nikel Indonesia dipotong tajam sebesar 7,6%, tingginya persediaan di China dan Indonesia menekan sentimen pasar bijih nikel.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/vcoVV20251217171732.jpeg)
