Pada Januari-Maret 2025, pengiriman bijih besi grup pertambangan Swedia LKAB melonjak 2,2 kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi 6,5 juta ton. Menurut laporan interim perusahaan, pelet menyumbang 91% dari total pengiriman (95% pada Q1 2024).
Sebaliknya, produksi produk bijih besi mengalami penurunan ringan pada periode yang sama, turun 1,5% YoY menjadi 6,6 juta ton. Perusahaan mengaitkan pertumbuhan pengiriman yang signifikan dengan efek basis rendah, karena kecelakaan di jalur kereta api pengangkut bijih besi pada Q1 2024 sangat memengaruhi pengiriman.



