【SMM Kilasan Pasar Nikel】Jinchang Percepat Transisi ke Pusat Energi Baru dan Material Maju

Telah Terbit: Aug 28, 2025 18:48
【SMM Kilasan Pasar Nikel】"Ibukota nikel" China, Jinchang, sedang beralih dari ketergantungan sumber daya ke modernisasi industri. Pada paruh pertama 2025, output industri meningkat 22,5% YoY, PDB tumbuh 12,1%. Grup Jinchuan mencapai kemajuan dalam penambangan cerdas dan nikel-kobalt murni tinggi, sementara kota tersebut fokus pada bahan baru nikel-kobalt dan baterai kendaraan listrik, termasuk proyek baterai padat dan ion natrium. Dengan 89% pemanfaatan limbah di bawah model ekonomi sirkularnya, Jinchang bergerak dari "penambangan mentah" ke "inovasi berbasis teknologi," muncul sebagai pemasok kunci bahan baterai dan paduan canggih.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Nickel Flash News] Proyek ENC Indonesia Siap Menambah Pasokan Nikel Grade Baterai Baru
3 jam yang lalu
[SMM Nickel Flash News] Proyek ENC Indonesia Siap Menambah Pasokan Nikel Grade Baterai Baru
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] Proyek ENC Indonesia Siap Menambah Pasokan Nikel Grade Baterai Baru
[SMM Nickel Flash News] Proyek ENC Indonesia Siap Menambah Pasokan Nikel Grade Baterai Baru
Start-up proyek HPAL Excelsior Nickel Cobalt (ENC) Indonesia, yang diperkirakan akan memproduksi MHP pertamanya pada Juli dan nikel rafinasi pada Agustus, menandai ekspansi besar lainnya di industri nikel hilir negara ini. Meskipun proyek ini memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat material baterai terkemuka dunia dan menarik investasi asing lebih lanjut, tambahan kapasitas nikel Kelas-1 sebesar 72.000 ton per tahun berpotensi meningkatkan permintaan bijih limonit domestik dalam jangka panjang sekaligus menambah surplus global nikel tingkat baterai. Dalam jangka pendek, pasokan baru dapat memberikan tekanan lebih lanjut pada harga MHP dan nikel, berpotensi menekan margin di seluruh rantai nilai nikel Indonesia serta memperkuat kekhawatiran pasar atas kelebihan pasokan di tengah diskusi berkelanjutan mengenai kuota RKAB tambahan.
3 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Sulfur dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei
3 jam yang lalu
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Sulfur dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Sulfur dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Sulfur dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei
[SMM Analysis] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Bulan Mei
3 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Mei
3 jam yang lalu
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Mei
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Mei
[Analisis SMM] Data Impor dan Ekspor Belerang dan Asam Sulfat Indonesia Mei
Pada Mei 2026, total impor belerang bulanan Indonesia mencapai 277.834,30 ton berdasarkan kandungan fisik, naik 3,9% MoM dan turun 55,80% YoY, dengan negara pengimpor utama meliputi China, Vietnam, Inggris, India, Singapura, Spanyol, Turkmenistan, Turki, Arab Saudi, dan Jepang; Total ekspor belerang bulanan Indonesia mencapai 24,08 ton berdasarkan kandungan fisik, dengan tujuan ekspor utama yaitu Jerman, Hong Kong, China, dan AS; Total impor asam sulfat bulanan Indonesia mencapai 55.296,994 ton berdasarkan kandungan fisik, turun 68,1% MoM dan naik 236,6% YoY, terutama dari China, India, dan Korea Selatan; Total ekspor asam sulfat bulanan Indonesia adalah 0.
3 jam yang lalu