[Harga Patokan Bijih Lokal Indonesia]
SMM memperkirakan bahwa HPM bijih lokal Indonesia pada paruh pertama September akan mengalami penurunan kecil, turun ke titik harga 14.900, dengan perkiraan penurunan sebesar 0.75%. HMA untuk paruh pertama September diperkirakan akan mencapai USD 14.900/dmt, turun sebesar USD 113/dmt.
SMM memperkirakan bahwa HPM patokan untuk bijih nikel lokal Indonesia (MC35%) pada paruh pertama September akan sebagai berikut:
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,2%: USD 15,11/wmt, turun USD 0,11/wmt dibandingkan paruh kedua Agustus;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,6%: USD 26,34/wmt, turun USD 0,20/wmt dibandingkan paruh kedua Agustus;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,7%: USD 29,64/wmt, turun USD 0,22/wmt dibandingkan paruh kedua Agustus;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,8%: USD 33,12/wmt, turun USD 0,25/wmt dibandingkan paruh kedua Agustus;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 2,0%: USD 40,68/wmt, turun USD 0,31/wmt dibandingkan paruh kedua Agustus.
Secara keseluruhan, harga HPM untuk periode pertama September menurun dibandingkan periode sebelumnya. Dalam hal bijih nikel, volatilitas harga tidak signifikan minggu ini, dengan premi bulan depan sedang dalam pembahasan. Menatap ke depan, penerbitan izin RKAB kini mendekati penyelesaian, yang berpotensi membatasi kenaikan harga bijih nikel. SMM akan terus memantau transaksi pasar.



