----text start---
[Berita Terkini: Viridis Gandakan Perkiraan Cadangan Proyek Bumi Langka Colossus di Brasil] Pengembang bumi langka asal Australia, Viridis Mining and Minerals, mengumumkan bahwa cadangan proyek Colossus-nya di Brasil telah meningkat secara signifikan menjadi 200 juta metrik ton, menggandakan perkiraan sebelumnya. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh penilaian ulang sumber daya mineral yang terukur dan ditunjukkan, yang diperkirakan akan memperpanjang umur tambang proyek Colossus hingga 40 tahun.
Proyek Colossus, yang berlokasi di Minas Gerais, adalah endapan tanah liat adsorpsi ion yang kaya akan bumi langka. Kadar rata-rata oksida bumi langka dalam bijih mencapai 2.640 ppm, dengan oksida bumi langka magnetik menyumbang 740 ppm, menunjukkan nilai pertambangan yang sangat tinggi.
Untuk memaksimalkan nilai proyek, Viridis berencana untuk memprioritaskan ekstraksi oksida bumi langka magnetik, termasuk unsur-unsur bernilai tinggi seperti neodimium, praseodimium, disprosium, dan terbium. Sementara itu, perusahaan telah menetapkan harga asumsi yang jelas: oksida Pr-Nd seharga $90/kg, oksida disprosium seharga $269/kg, dan oksida terbium seharga $888/kg, untuk memastikan kelayakan ekonomi proyek.
Selain itu, proyek Colossus memiliki kapasitas tahunan yang kuat, dengan output yang diharapkan sebesar 5 juta metrik ton bijih bumi langka dan 10.000 hingga 12.000 metrik ton karbonat bumi langka campuran per tahun.
----text end---

![[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida Pr-Nd sedikit rebound karena pemasok menahan harga, oksida terbium terus melemah, logam mengikuti kenaikan tetapi transaksi masih terbatas.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/THqPM20251217171743.jpeg)

