Harga bijih nikel Filipina terus menurun minggu ini, dengan keuntungan pabrik peleburan hilir yang sedikit meningkat
Minggu ini, harga bijih nikel Filipina terus menurun. Harga CIF bijih nikel laterit Filipina (NI1,3%) yang tiba di Tiongkok adalah US$41-43/wmt, untuk NI1,4% adalah US$49-51/wmt, dan untuk NI1,5% adalah US$56-58/wmt. Dari perspektif penawaran dan permintaan, curah hujan yang terpencar terjadi di seluruh Filipina minggu ini, tetapi secara keseluruhan kondisi cuaca dan laut lebih baik daripada minggu lalu. Cuaca membaik secara signifikan di utara. Daerah selatan Tawi-tawi, Davao Timur, dan Zamboanga mengalami curah hujan yang lebih tinggi daripada daerah penghasil bijih nikel lainnya, tetapi curah hujan mingguan kumulatif tidak melebihi 40mm, dan produksi tetap stabil secara umum. Diperkirakan pada kuartal ketiga, dampak curah hujan terhadap daerah penghasil utama akan terbatas, pengiriman akan tetap berada pada tingkat tinggi, kedatangan bijih di pelabuhan akan terus meningkat, dan pasokan akan mencukupi. Di sisi permintaan, harga NPI terus sedikit meningkat minggu ini. Sentimen pasar positif di tengah ekspektasi "musim puncak September-Oktober". Meskipun harga bijih nikel Filipina telah menurun akhir-akhir ini, pabrik peleburan NPI domestik masih mengalami kerugian. Diperkirakan tingkat operasi keseluruhan di Tiongkok akan sedikit meningkat pada bulan Agustus tetapi tetap berada pada tingkat rendah. Mengenai tarif angkutan laut, tarif tersebut telah sedikit menurun akhir-akhir ini, dengan rata-rata tarif angkutan laut dari Filipina ke Pelabuhan Tianjin sebesar US$12/mt. Diperkirakan dalam waktu dekat, meskipun tarif angkutan laut diproyeksikan akan sedikit menurun saat pengiriman memasuki musim puncak, tarif tersebut masih akan tetap tinggi. Melihat ke depan, di bawah pengaruh berbagai faktor seperti kerugian berkelanjutan di pabrik peleburan hilir, kemauan terbatas untuk membeli dengan harga tinggi, dan peningkatan persediaan di pelabuhan, harga bijih nikel Filipina mungkin akan tetap stagnan dalam waktu dekat.
Apakah persetujuan RKAB akan kembali menjadi persetujuan tahunan? Musim hujan mereda di beberapa bagian Indonesia
Harga bijih nikel Indonesia tetap stabil dengan sedikit kenaikan minggu ini. Dalam hal harga acuan, harga acuan bijih nikel laterit lokal Indonesia naik secara stabil menjadi US$15.208/dmt, dengan tingkat pertumbuhan 0,69%. Dalam hal premi, premi utama untuk bijih nikel laterit lokal Indonesia tetap stabil pada kisaran $24-26/wmt minggu ini. Harga pengiriman ke pabrik SMM untuk bijih nikel laterit lokal Indonesia 1,6% adalah $50,6-53,9/wmt, meningkat $0,2 dari minggu sebelumnya. Mengenai harga bijih limonit, harga pengiriman ke pabrik SMM untuk bijih nikel laterit lokal Indonesia 1,3% tetap stabil pada kisaran $26-27,5/wmt, tidak berubah dari minggu sebelumnya.
Untuk bijih saprolit, dari sisi penawaran, hampir tidak ada curah hujan di wilayah Sulawesi minggu ini, sementara curah hujan terus berlangsung di beberapa bagian wilayah Halmahera, yang menyebabkan sedikit peningkatan dalam kondisi penambangan dan transportasi. Produksi dan penawaran bijih nikel mungkin telah pulih. Dari sisi permintaan, margin keuntungan smelter Indonesia meningkat secara marginal, meskipun situasi kerugian biaya masih ada. Dalam hal kuota, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana untuk memperpendek periode kuota penambangan dari tiga tahun saat ini menjadi satu tahun, yang akan mengharuskan tambang untuk mengajukan kembali kuota RKAB pada bulan Oktober. Oleh karena itu, mengenai harga saat ini, smelter dan tambang mempertahankan sikap menunggu dan melihat. Minggu ini, beberapa smelter NPI di Indonesia telah meningkatkan kadar bijih mereka dari 1,45 menjadi 1,5, yang akan memberlakukan persyaratan yang lebih ketat terhadap kadar bijih nikel. Akibatnya, diharapkan akan menghasilkan jumlah NPI yang lebih besar dengan jumlah bijih nikel yang sama yang digunakan. Secara keseluruhan, mengingat kerugian berkelanjutan smelter dan kemajuan bertahap kuota tambahan RKAB Indonesia, masih ada ruang penurunan harga untuk bijih nikel saprolit.
Di sisi bijih limonit, sisi penawaran menunjukkan surplus yang sedikit. Kemajuan kuota RKAB dapat meningkatkan produksi bijih limonit dari tambang. Penawaran dari beberapa smelter HPAL tidak menunjukkan tanda-tanda kekurangan. Dari sisi permintaan, permintaan dari smelter Indonesia minggu ini tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dalam jangka pendek, proyek-proyek bijih limonit baru di Indonesia yang akan mulai berproduksi belum mulai membeli bijih nikel, dan persediaan smelter tetap relatif stabil. Melihat ke depan, karena sebagian besar kuota RKAB 2025 secara bertahap disetujui, harga bijih limonit lebih mungkin untuk turun daripada naik.

![[SMM Tinjauan Tengah Hari Nikel] Harga nikel menurun pada 4 September, seiring konflik AS-Iran yang berlanjut dan harga minyak tetap bertahan di level tinggi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/Btmsv20251217171733.jpg)
![[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Aturan Melt-and-Pour Uni Eropa Akan Membentuk Ulang Ketertelusuran Rantai Pasok Baja Tahan Karat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PuSOO20251217171732.jpeg)
