Hingga saat ini, harga FOB nikel MHP Indonesia tercatat US$12.516/ton Ni, sedangkan harga FOB kobalt MHP Indonesia sebesar US$21.277/ton (kandungan logam).
Sisi pasokan, peredaran pasar MHP belakangan masih relatif ketat, dengan beberapa pedagang melaporkan volume tersedia yang sudah habis. Akibatnya, sejumlah pedagang menaikkan koefisien penawaran, dengan penawaran arus utama saat ini untuk indikator nikel yang dapat dibayar berada di kisaran 85-86%. Terpengaruh kenaikan harga produk antara kobalt, harga kobalt sulfat juga meningkat, mendorong kenaikan koefisien penawaran dan transaksi untuk kobalt dalam MHP. Penawaran arus utama saat ini berkisar antara 68-70%. Selain itu, beberapa pelaku hulu telah menandatangani pesanan MHP Q4, dengan koefisien transaksi nikel Q4 di 85-86%. Sisi permintaan, beberapa pelebur garam nikel dan pabrik nikel rafinasi baru-baru ini menanyakan pesanan, meskipun sentimen pembelian secara keseluruhan masih relatif lemah. Secara keseluruhan, pasar menunjukkan pasokan dan permintaan yang ketat, dengan koefisien diperkirakan mempertahankan ruang kenaikan.
[Untuk konten lebih lanjut, berlangganan produk Grup Riset Nikel SMM: "Laporan Rutin Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China" dan "Laporan Tingkat Tinggi Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China" untuk mengaksesanalisis data terbaru dan wawasan pasar tentang bijih nikel, NPI (China + Indonesia), nikel rafinasi, nikel sulfat, bijih krom,ferokrom, baja tahan karat (China + Indonesia)!]



