Hingga saat ini, harga FOB nikel MHP Indonesia tercatat $12,486/ton Ni, sedangkan harga FOB kobalt MHP Indonesia mencapai $21,278/ton kobalt olahan.
Sisi pasokan, peredaran pasar MHP belakangan tetap relatif ketat, dengan beberapa pedagang melaporkan volume tersedia yang habis. Akibatnya, sejumlah pedagang menaikkan koefisien penawaran, dengan indikator pembayaran nikel arus utama saat ini di kisaran 85-86%. Terpengaruh kenaikan harga produk antara kobalt, harga kobalt sulfat juga meningkat, mendorong kenaikan koefisien penawaran dan transaksi untuk kobalt dalam MHP. Penawaran arus utama saat ini berkisar antara 68-70%. Selain itu, beberapa pelaku hulu telah menandatangani pesanan MHP kuartal IV, dengan koefisien transaksi nikel kuartal IV di 85-86%. Sisi permintaan, permintaan terbaru dari pelebur garam nikel dan pabrik nikel olahan menunjukkan sentimen pengadaan yang secara keseluruhan lemah. Secara pasar, pasokan dan permintaan tetap ketat, dengan koefisien diperkirakan mempertahankan ruang kenaikan.
[Untuk konten lebih lanjut, berlangganan produk Grup Riset Nikel SMM: "Laporan Rutin Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China" dan "Laporan Tingkat Tinggi Rantai Industri Nikel-Krom-Baja Tahan Karat China" untuk memperolehanalisis data terbaru dan wawasan pasar mengenai bijih nikel, NPI (China + Indonesia), nikel olahan, nikel sulfat, bijih krom,ferokrom, baja tahan karat (China + Indonesia)!]


![[SMM Analysis] Permintaan Pembelian Eksternal Hilir Lemah; Harga Garam Nikel Turun Minggu Ini](https://imgqn.smm.cn/usercenter/KFwsY20251217171734.jpg)
