Bijih Nikel
"Fluktuasi Harga Bijih Nikel; Pasar Bijih Pirometalurgi Ragu-Ragu, Bijih Hidrometalurgi Masih Ditekan"
Harga bijih nikel di Indonesia sedikit berfluktuasi minggu ini. Dalam hal harga acuan, acuan perdagangan domestik Indonesia untuk bijih nikel meningkat, mencapai USD 15.208/dmt, atau naik 0,69%. Premium utama untuk bijih nikel laterit Indonesia 1,6% tetap berada di kisaran USD 24–26/wmt. Harga yang dikirimkan SMM untuk bijih nikel laterit 1,6% berada di kisaran USD 50,4–53,7/wmt, turun USD 0,1 dari minggu lalu. Sementara itu, harga yang dikirimkan SMM untuk bijih 1,3% juga tetap stabil di kisaran USD 26–28/wmt, tidak berubah dari minggu lalu.
- Bijih Pirometalurgi:
Di sisi penawaran, penawaran telah mengalami pemulihan karena kondisi curah hujan telah mereda di beberapa bagian Sulawesi, meskipun hujan deras terus berlangsung di wilayah Halmahera, yang masih mempengaruhi produksi. Mengenai kuota, SMM meneliti bahwa kuota yang disetujui saat ini sekitar 300–310 juta ton, menunjukkan peningkatan dalam penawaran tahunan. Di sisi permintaan, harga besi baja nikel tinggi di Indonesia telah sedikit rebound, dan beberapa smelter telah melihat sedikit pemulihan dalam margin dibandingkan minggu lalu. Namun, banyak yang masih menghadapi margin negatif. Secara keseluruhan, pasar tetap berhati-hati karena smelter belum secara signifikan meningkatkan permintaan pembelian mereka karena biaya bijih yang tinggi saat ini, yang berarti harga bijih pirometalurgi masih menghadapi tekanan penurunan.
- Bijih Hidrometalurgi:
Di sisi penawaran, terjadi kelebihan penawaran yang sedikit karena sebagian besar kuota RKAB telah disetujui, dan beberapa smelter HPAL sekarang memiliki penawaran yang melimpah. Di sisi permintaan, permintaan smelter Indonesia tidak menunjukkan pertumbuhan yang signifikan minggu ini, yang menyebabkan harga bijih hidrometalurgi sedikit menurun. Dari sudut pandang keuntungan, penurunan harga tidak mungkin tajam, karena penambang tidak mampu menanggung pemotongan harga yang besar. Melihat ke depan, permintaan smelter hilir tetap relatif stabil, dan dengan sebagian besar kuota RKAB 2025 secara bertahap disetujui, harga bijih hidrometalurgi diperkirakan akan tetap lemah.
NPI
"Pasar Besi Baja Nikel Tinggi Menghadapi Kemacetan Meski Harga Naik"
Harga rata-rata besi baja nikel tinggi (NPI) SMM 8–12% naik sebesar RMB 5,2 per unit nikel dari minggu lalu menjadi RMB 906,2 per unit nikel (pabrik, termasuk pajak). Harga FOB indikatif untuk NPI Indonesia juga meningkat sebesar USD 0,78 per unit nikel menjadi USD 110,64. Setelah titik balik harga ini, aktivitas penawaran dan permintaan informasi harga di pasar menjadi lebih aktif. Di sisi penawaran, secara domestik, meskipun harga bijih nikel Filipina melemah selama minggu ini, hal tersebut tidak banyak mengubah inversi biaya yang dihadapi oleh peleburan Cina, yang outputnya tetap stabil pada tingkat rendah. Selain itu, karena biaya produksi yang tinggi dan harga yang stabil, produsen menunjukkan keengganan untuk menjual, lebih memilih untuk menahan persediaan. Di Indonesia, sementara premi bijih nikel sedikit menurun, penurunannya terbatas. Garis biaya peleburan tetap stabil, dan meskipun tekanan inversi biaya sedikit membaik, hal tersebut tidak memberikan insentif produksi yang cukup, dengan beberapa produsen masih memperkirakan output rendah. Di sisi permintaan, peningkatan sentimen makro telah mendukung harga stainless steel, sehingga memberikan dukungan harga tertentu untuk NPI tinggi. Aktivitas pasar juga meningkat, dengan harga transaksi yang sedikit meningkat dari pedagang. Secara keseluruhan, pesimisme di pasar NPI tinggi telah agak berkurang, dan harga diperkirakan akan secara bertahap naik.
Diskon rata-rata besi cor nikel tinggi terhadap nikel elektrolitik menyempit minggu ini, dengan diskon rata-rata mingguan sebesar RMB 301,8/ton, turun sebesar RMB 25,4/ton dari minggu lalu. Secara keseluruhan, harga NPI tinggi menunjukkan tren yang sedikit kuat dan volatil sepanjang minggu ini, terutama didorong oleh inversi biaya di peleburan dan ekspektasi yang membaik untuk konsumsi stainless steel. Aktivitas pasar telah meningkat secara moderat, dan harga diperkirakan akan tetap stabil dalam jangka pendek. Namun, di bawah logika fundamental kelebihan pasokan, harga nikel diproyeksikan akan tetap lemah. Oleh karena itu, diskon NPI tinggi terhadap nikel elektrolitik diperkirakan akan terus menyempit minggu depan.
![[SMM Kilasan Kromium] Potensi Kesepakatan Valterra-Northam Dapat Mengubah Lanskap Konsentrat Krom Afrika Selatan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qbMSp20251217171722.jpeg)

![Lonjakan Batu Bara Memicu Pasar Magnesium, Konsolidasi Dua Bulan Akhirnya Terpecah, Pemangkasan Produksi dan Pengurangan Stok Menandakan Reli Berikutnya [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/mLwgx20251217171723.jpeg)
