Laporan dari McKinsey & Company memperkirakan bahwa seiring percepatan transisi energi, ukuran pasar untuk magnet permanen tanah jarang akan bertiga lipat pada tahun 2035, sehingga menimbulkan tantangan yang lebih besar bagi pasokan global.
Magnet permanen tanah jarang saat ini merupakan magnet terkuat yang tersedia di pasar untuk digunakan dalam motor listrik dan generator turbin angin. Magnet-magnet ini biasanya membutuhkan empat unsur tanah jarang sebagai bahan baku: neodymium (Nd), praseodymium (Pr), dysprosium (Dy), dan terbium (Tb). Dua unsur pertama merupakan komponen utama, sedangkan dua unsur terakhir merupakan bahan tambahan yang digunakan dalam aplikasi yang lebih penting untuk meningkatkan kinerja.
McKinsey memperkirakan bahwa walaupun magnet permanen hanya menyumbang 30% dari total produksi tanah jarang, pangsa mereka dalam total nilai seluruh pasar tanah jarang adalah 80%.

![Harga sisi bijih sedikit naik, Pr-Nd terkonsolidasi dalam kebuntuan, dan skrap naik terlebih dahulu kemudian stabil [Tinjauan Mingguan Rare Earth Daur Ulang SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tXtym20251217171745.jpeg)
![Harga bijih sedikit naik, Pr-Nd terkonsolidasi, dan rare earth menengah-berat bervariasi [Tinjauan Mingguan Rare Earth SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fpsaU20251217171745.jpeg)
