[SMM Flash News] Bahrain Titanium Industries (BTI), anak perusahaan dari Interlink Metals and Chemicals yang berbasis di Swiss, telah memulai pembangunan fasilitasnya di Bahrain, dengan produksi yang diperkirakan akan dimulai pada awal 2026, awalnya dijadwalkan pada pertengahan 2025. Tahap pertama akan memproduksi 4.000 mt pelat titanium murni komersial (CP) dan 1.500 mt batang pengecoran 6Al 4V (Grade 5) untuk memasok industri kimia, desalinasi, kelautan, dan pembangkit listrik. Tahap kedua, yang saat ini sedang dalam tahap perencanaan lanjutan, akan memperluas kemampuan hilir perusahaan untuk mencakup billet dan penempaan, dengan kapasitas tahunan hingga 10.000 mt. Hal ini akan memungkinkan perusahaan untuk melayani aplikasi kedirgantaraan, medis, dan pertahanan.
Perusahaan telah menerima surat niat (LOI) dari mantan pelanggan pabrik peleburan Interlink di Ukraina untuk pengambilan batang pengecoran dan lempengan. LOI antara BTI dan pabrik spons titanium AMIC Toho di Arab Saudi masih berlaku, tetapi perusahaan juga sedang mengeksplorasi penggunaan spons titanium Tiongkok untuk aplikasi industri non-kritis. BTI mulai melakukan uji coba peleburan pada tungku ferrotitaniumnya dan sedang membangun peralatan pengolahan dan penghancur. Produksi ferrotitanium diperkirakan akan dimulai akhir tahun ini. Interlink menyoroti pentingnya Perjanjian Perdagangan Bebas Bahrain-AS di tengah ketidakpastian yang berlangsung dalam hubungan perdagangan.
![Cost Support Unable to Offset Weak Demand; Magnesium Ingot Market Turns Weak Under Pressure [SMM Magnesium Ingot Spot Report]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/XUnxM20251217171723.jpeg)

![Stok sosial silikon logam di wilayah-wilayah utama sedikit menurun WoW [Stok silikon SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OGmeJ20251217171722.jpeg)