Seng LME: Pada awal pekan, jumlah surat perintah pengambilan barang (cancelled warrants) LME melonjak menjadi 59.900 mt, yang mencakup lebih dari setengah dari total, memicu kekhawatiran pasar terhadap tren pasokan di masa depan dan mendorong harga seng LME mencapai level tertinggi dalam empat bulan. Kemudian, negosiasi perdagangan AS yang macet meningkatkan ketegangan pasar, menyebabkan harga seng LME sedikit turun. Namun, meningkatnya konflik antara Trump dan Fed AS, ditambah dengan penurunan indeks dolar AS dan penurunan terus-menerus dalam persediaan luar negeri, memberikan beberapa dukungan. Laporan Q2 MMG menunjukkan peningkatan 12% YoY dalam produksi bijih seng, yang menunjukkan pasokan yang relatif longgar, membuat harga seng LME berada dalam tren fluktuatif. Kemudian, AS mencapai kesepakatan perdagangan dengan beberapa negara, dan pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok dijadwalkan, yang meredakan sentimen pasar yang menghindari risiko. Namun, dengan persediaan luar negeri yang masih terus menurun, harga seng LME terus berada dalam tren fluktuatif. Kemudian, kemajuan dalam kemitraan perdagangan AS meningkatkan indeks dolar AS, sementara persediaan luar negeri meningkat, yang menyebabkan harga seng LME sedikit turun. Pada Jumat pukul 15.00, harga seng LME berada di level $2.838/mt, naik $14/mt (0,50%).
Seng SHFE: Pada awal pekan, harga seng SHFE berada di level tinggi, didukung oleh kekuatan LME. Data SMM menunjukkan bahwa pada hari Senin, persediaan ingot seng di tujuh wilayah mencapai total 92.700 mt, dengan stok domestik yang menurun. Namun, permintaan hilir memasuki musim sepi, membuat harga seng SHFE berada dalam tren fluktuatif karena faktor-faktor fundamental. Kemudian, industri otomotif Tiongkok mulai menolak persaingan "perlombaan tikus", dan penerbitan Peraturan Jalan Raya Pedesaan meningkatkan sentimen domestik, mendukung harga seng SHFE berada di level tinggi. Pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok yang dijadwalkan lebih lanjut memperkuat sentimen makro, membuat harga seng SHFE tetap tinggi. Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Negara berjanji untuk menentang persaingan "perlombaan tikus", sementara Bank Rakyat Tiongkok menyuntikkan 400 miliar yuan melalui operasi MLF satu tahun, yang mempertahankan dukungan kebijakan yang positif. Rebound indeks dolar AS melemahkan harga seng LME, menyebabkan harga seng SHFE sedikit turun tetapi tetap fluktuatif. Pada Jumat pukul 15.00, harga seng SHFE ditutup pada 22.885 yuan/mt, naik 590 yuan/mt (2,65%).

![TC Konsentrat Seng Terus Menurun, Harga Seng Mempertahankan Tren Fluktuatif [Pengarahan Singkat SMM Zinc Futures]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/cirme20251217171754.jpg)

