Data pencarian daring dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (GAC) menunjukkan bahwa impor tembaga katoda Tiongkok pada bulan Juni mencapai 337.000 mt, meningkat 15,15% secara bulanan dan 9,23% secara tahunan. Di antara negara-negara tersebut, Kongo tetap menjadi pemasok terbesar, dengan volume pasokan sebesar 118.300 mt, meningkat 30,99% secara bulanan dan turun 21,18% secara tahunan. Rusia adalah pemasok kedua terbesar, dengan volume pasokan sebesar 45.000 mt, meningkat 19,15% secara bulanan dan 663,00% secara tahunan. AS menyedot pasokan tembaga dari Amerika Selatan, Afrika, dan wilayah lainnya, namun impor tembaga katoda Tiongkok masih meningkat.

Sumber: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai



