Proyek baterai CATL di Indonesia secara resmi dimulai

Telah Terbit: Jul 8, 2025 09:13
[Proyek kolaborasi CATL dengan Indonesia secara resmi dimulai, dengan total investasi di masa depan mendekati US$6 miliar] Menurut CATL, upacara peletakan batu pertama telah diadakan di Indonesia untuk proyek rantai industri sumber daya nikel dan baterai yang diinvestasikan dan dibangun bersama oleh konsorsium yang terdiri dari anak perusahaan CATL, Contemporary Brunp Resources (CBL), perusahaan pertambangan milik negara Indonesia, ANTAM, dan perusahaan baterai Indonesia, IBC. Total investasi di masa depan untuk proyek ini mendekati US$6 miliar, dengan kapasitas produksi baterai tahunan yang direncanakan mampu mendukung 200.000-300.000 kendaraan listrik, dan akan lebih lanjut berkembang ke sektor ESS. Setelah beroperasi penuh, proyek ini diperkirakan akan memproduksi 142.000 ton nikel setiap tahun, 30.000 ton bahan katoda, dan memiliki kapasitas untuk memproses sekitar 20.000 ton baterai bekas.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Analysis] Permintaan nikel-menengah Tiongkok diperkirakan akan menurun, harga prekursor turun
3 menit yang lalu
[SMM Analysis] Permintaan nikel-menengah Tiongkok diperkirakan akan menurun, harga prekursor turun
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Permintaan nikel-menengah Tiongkok diperkirakan akan menurun, harga prekursor turun
[SMM Analysis] Permintaan nikel-menengah Tiongkok diperkirakan akan menurun, harga prekursor turun
3 menit yang lalu
Hak Kobalt Voisey's Bay Ecora Naik 90% YoY pada Semester I seiring Ramp-Up Tambang Bawah Tanah Mendekati Penyelesaian
3 jam yang lalu
Hak Kobalt Voisey's Bay Ecora Naik 90% YoY pada Semester I seiring Ramp-Up Tambang Bawah Tanah Mendekati Penyelesaian
Baca Selengkapnya
Hak Kobalt Voisey's Bay Ecora Naik 90% YoY pada Semester I seiring Ramp-Up Tambang Bawah Tanah Mendekati Penyelesaian
Hak Kobalt Voisey's Bay Ecora Naik 90% YoY pada Semester I seiring Ramp-Up Tambang Bawah Tanah Mendekati Penyelesaian
Menurut hasil interim Ecora Royalties 2026 yang dirilis pada 2 September, perusahaan menerima 266 ton kobalt melalui aliran kobalt Voisey's Bay pada paruh pertama tahun ini, naik sekitar 90% dari 140 ton pada periode yang sama tahun 2025. Ecora menyatakan bahwa peningkatan operasi penambangan bawah tanah di Voisey's Bay kini hampir selesai. Didorong oleh volume kobalt yang lebih tinggi dan harga yang lebih kuat, kontribusi portofolio proyek setelah biaya aliran naik menjadi US$13,5 juta pada paruh pertama, naik 230% dari tahun ke tahun, sementara harga rata-rata kobalt yang direalisasikan meningkat menjadi US$28,4/lb dari US$16,5/lb setahun sebelumnya. Sementara itu, Vale Base Metals sedang mengkaji perluasan kapasitas pemrosesan konsentrator Voisey's Bay dari sekitar 2,8 juta ton per tahun menjadi 3,8 juta ton per tahun. Studi pra-kelayakan terkait masih berlangsung, dengan keputusan investasi akhir ditargetkan sekitar tahun 2028. Proyek ini juga merencanakan pengeboran bawah tanah dan permukaan pada tahun 2026 untuk mengoptimalkan rencana tambang, mendukung perluasan sumber daya, dan berpotensi memperpanjang umur tambang. Ecora juga menyatakan bahwa pemeliharaan terjadwal dijadwalkan di konsentrator Voisey's Bay pada kuartal ketiga dan di kilang Long Harbour pada kuartal keempat.
3 jam yang lalu
Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]
5 jam yang lalu
Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]
Baca Selengkapnya
Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]
Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]
5 jam yang lalu
[Proyek kolaborasi CATL dengan Indonesia secara resmi dimulai, dengan - Shanghai Metals Market (SMM)