[Ringkasan Harian SMM untuk Batu Bara Kokas & Kokas]
Pasar Batu Bara Kokas:
Batu bara kokas rendah sulfur Linfen dipatok pada 1.180 yuan/mt. Batu bara kokas rendah sulfur Tangshan dipatok pada 1.200 yuan/mt.
Dalam hal fundamental bahan baku, tambang batu bara umumnya mempertahankan ritme produksi normal dengan pasokan batu bara kokas mulai pulih. Sementara itu, antusiasme pembelian hilir meningkat dan aktivitas perdagangan kembali berlangsung. Kinerja lelang online terus membaik, dengan kelas batu bara premium Tangshan rebound sedikit sebesar 10-20 yuan/mt. Namun, efek penekanan harga dari kerugian pabrik kokas masih perlu dipertimbangkan. Singkatnya, harga batu bara kokas diperkirakan akan stabil sementara dengan potensi rebound terbatas untuk kelas batu bara premium.
Pasar Kokas:
Harga nasional rata-rata untuk kokas metalurgi premium (pendinginan kering) mencapai 1.440 yuan/mt. Harga nasional rata-rata untuk kokas metalurgi semi-premium (pendinginan kering) adalah 1.300 yuan/mt. Harga nasional rata-rata untuk kokas metalurgi premium (pendinginan basah) adalah 1.120 yuan/mt, dan yang semi-premium adalah 1.030 yuan/mt.
Dalam hal pasokan, sebagian besar pabrik kokas beroperasi dengan kerugian marginal namun mempertahankan produksi stabil. Pengiriman kokas tetap moderat, dan persediaan di pabrik kokas terus menurun. Di sisi permintaan, produksi besi mentah pabrik baja tetap pada tingkat tinggi, menciptakan permintaan yang kaku terhadap kokas. Beberapa pabrik baja dengan persediaan rendah terus melakukan aktivitas restocking. Secara keseluruhan, kontradiksi fundamental di pasar kokas tidak signifikan dengan dukungan biaya yang solid. Pasar kokas mungkin akan stabil sementara, tetapi potensi rebound dapat muncul karena kenaikan tajam berkelanjutan di pasar berjangka.
[SMM Steel]![[SMM Baja] Pasar Baja Domestik India Menguat karena Permintaan Meningkat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/DAXnr20251217171746.jpg)
![[SMM Baja] Harga Slab Indonesia Stabil, Pasar Menanti Sinyal Berikutnya](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JdqON20251217171718.png)

