Pada pertemuan hari ini dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Menteri Pertambangan Bahlil Lahadalia mengumumkan proposal untuk mengurangi masa berlaku kuota pertambangan dari tiga tahun menjadi satu tahun. Penyesuaian ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah dalam mengatur tingkat produksi dan menyelaraskannya dengan permintaan pasar.
Menteri Bahlil menjelaskan bahwa sistem kuota pertambangan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) tiga tahun yang ada telah menimbulkan tantangan dalam menjaga keseimbangan produksi pada komoditas mineral utama, terutama batu bara, nikel, dan bauksit, yang menyebabkan harga globalnya turun. Perubahan yang diusulkan menjadi kuota tahunan diharapkan dapat meningkatkan pengawasan, menstabilkan harga komoditas, mengoptimalkan pendapatan pemerintah, dan menjamin profitabilitas berkelanjutan bagi operator pertambangan.
Inisiatif ini menekankan upaya pemerintah dalam memperkuat tata kelola di sektor pertambangan sambil menangani masalah ekonomi dan peraturan. SMM akan terus memantau perkembangan peraturan tersebut.
![[SMM Ringkasan Rapat Pagi Nikel] Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed AS pada September naik menjadi 66,9%, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan melemah pada perdagangan awal](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CWsEw20251217171732.jpeg)


