Menurut laporan media luar negeri, Ryad Mezzour, Menteri Perindustrian dan Perdagangan Maroko, mengungkapkan bahwa Maroko berencana meningkatkan produksi kendaraan listrik sebesar 53% menjadi 107.000 unit pada akhir 2025. Rencana peningkatan produksi ini merupakan langkah kunci bagi Maroko untuk menerapkan strategi diversifikasi pasar ekspor dan mengurangi ketergantungan pada pasar Eropa.
Sebagai industri ekspor terbesar Maroko, industri otomotif negara tersebut saat ini memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 700.000 kendaraan dan berencana meningkatkan kapasitas menjadi 1 juta kendaraan pada akhir tahun ini. Meskipun Uni Eropa tetap menjadi tujuan utama ekspor mobil Maroko, data terbaru menunjukkan bahwa permintaan di pasar mobil baru Uni Eropa menunjukkan tanda-tanda kelemahan.
![[SMM Tinjauan Mingguan Pasar Sel Baterai Penyimpanan Energi 9.3] Pasokan foil tembaga yang ketat membatasi jadwal produksi September, harga sel baterai penyimpanan energi tetap stabil](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tKgKv20251217171725.png)
![Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)

