Pemerintah Australia sedang menuntut sebuah perusahaan yang memiliki hubungan dengan Tiongkok dan seorang mantan rekan, dengan tuduhan mereka diduga melanggar undang-undang investasi asing. Kasus ini merupakan yang pertama dari jenisnya. Salah satu perusahaan yang terlibat adalah Indian Ocean International Shipping Services, yang merupakan salah satu dari lima investor asing yang memiliki hubungan dengan Tiongkok. Pada tahun 2024, Menteri Keuangan Jim Chalmers memerintahkan perusahaan tersebut, dengan alasan kepentingan nasional, untuk menjual dalam waktu tiga bulan sahamnya sebesar 10,37% di North Mining kepada pihak ketiga yang tidak berhubungan.
North Mining, sebagai pemasok, telah menjadi pusat persaingan karena memasok bahan tanah jarang ke pabrik pengolahan yang sedang dibangun oleh Iluka Resources di Australia Barat. Pemerintah Australia sebelumnya telah memblokir Yuxiao Fund yang berbasis di Singapura, yang dikendalikan oleh pengusaha Tiongkok Wu Tao, dari menggandakan kepemilikannya di perusahaan tersebut menjadi hampir 20% pada tahun 2023. Yuxiao Fund, bersama dengan empat entitas lainnya, termasuk Blackstone Resources di British Virgin Islands dan Indian Ocean International Shipping Services yang berkantor pusat di Uni Emirat Arab.

![[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida Pr-Nd sedikit rebound karena pemasok menahan harga, oksida terbium terus melemah, logam mengikuti kenaikan tetapi transaksi masih terbatas.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/THqPM20251217171743.jpeg)

