[SMM Flash News] SMM melaporkan pada 25 Juni bahwa kisaran harga bijih nikel laterit lokal Indonesia dengan kandungan nikel 1,5% (harga pengiriman ke pabrik) adalah US$48,9-49,9/wmt, dengan harga rata-rata US$49,4/wmt. Kisaran harga bijih nikel laterit lokal Indonesia dengan kandungan nikel 1,6% (harga pengiriman ke pabrik) adalah US$53,9-56,9/wmt, dengan harga rata-rata US$55,4/wmt.
Pada akhir bulan, premi untuk bijih lokal Indonesia tetap tinggi, sekitar US$26-28/wmt. Alasan utama premi yang terus tinggi adalah musim hujan yang berkepanjangan di dua wilayah utama penghasil bijih nikel, yaitu Sulawesi dan Halmahera, yang menyebabkan pasokan ketat. Di sisi permintaan, beberapa peleburan Indonesia sudah beroperasi dengan rugi dan kesulitan menerima harga ini. Oleh karena itu, diperkirakan premi untuk bijih pirometalurgi akan memiliki ruang kenaikan yang terbatas pada bulan Juli.



