Dazhong Mining Akan Bangun Proyek Baterai Lithium 3.000 mt

Telah Terbit: Jun 20, 2025 18:13
[Proyek Baterai Lithium 3.000 Ton Metrik Sedang Berjalan] Pada 18 Juni, Dazhong Mining mengumumkan bahwa mereka berencana untuk membangun "Proyek Bahan Baru 3.000 Ton Metrik per Tahun untuk Baterai Logam Lithium" di Kabupaten Linwu, dengan total investasi sebesar 1 miliar yuan. Khususnya, proyek ini akan dibangun dalam tiga tahap untuk membangun jalur produksi bahan baru untuk baterai logam lithium. Tahap I akan berfokus pada Riset dan Pengembangan, dengan pengembangan, pengujian skala percontohan, dan pengujian skala menengah bahan baru untuk baterai logam lithium yang akan diselesaikan pada tahun 2025. Tahap II direncanakan untuk mulai dibangun pada April 2026, dengan tujuan membangun jalur produksi dengan kapasitas tahunan 1.000 ton metrik bahan baru untuk baterai logam lithium, yang diharapkan dapat beroperasi pada akhir tahun 2027. Tahap III dijadwalkan untuk mulai dibangun pada Juni 2027, dengan tujuan membangun jalur produksi dengan kapasitas tahunan 2.000 ton metrik bahan baru untuk baterai logam lithium, yang diharapkan dapat beroperasi pada akhir tahun 2028.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
16 jam yang lalu
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
Baca Selengkapnya
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
A00 sedikit terkoreksi, scrap aluminium tetap stabil secara keseluruhan [Tinjauan Harian Scrap Aluminium]
16 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
16 jam yang lalu
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
Baca Selengkapnya
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[SMM Baja] Harga Baja Domestik India Turun
[India Domestik] Pasar baja domestik India mengalami pergerakan harga yang beragam secara harian dengan harga baja jadi dan baja setengah jadi bergerak lebih rendah. Harga skrap lebur Alang naik sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 386,83 USD/ton (36.700 INR/ton) ex-yard Alang. Harga 8Ani (12mm) tidak berubah pada 443,75 USD/ton (42.100 INR/ton) ex-yard Alang. Harga besi spons PDRI turun sebesar 3,16 USD/ton (300 INR/ton) menjadi 313,05 USD/ton (29.700 INR/ton) EXW Bellary. Harga besi spons PDRI turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 310,94 USD/ton (29.500 INR/ton) EXW Raipur. Harga rebar naik sebesar 1,05 USD/ton (100 INR/ton) menjadi 525,96 USD/ton (49.900 INR/ton) EXW Mumbai. Rebar Raipur turun sebesar 5,27 USD/ton (500 INR/ton) menjadi 470,10 USD/ton (44.600 INR/ton) EXW Raipur. Billet Raipur turun sebesar 4,22 USD/ton (400 INR/ton) menjadi 442,70 USD/ton (42.000 INR/ton) EXW Raipur. Ingot turun sebesar 2,11 USD/ton (200 INR/ton) menjadi 488,02 USD/ton (46.300 INR/ton) EXW Mandi.
16 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
17 jam yang lalu
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Baca Selengkapnya
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Pertumbuhan Industri India Melambat Menjadi 6,7% pada Juli, tetapi Permintaan Baja Tetap Terdukung
Aktivitas industri India terus tumbuh pada Juli 2026, dengan Indeks Produksi Industri (IPI) naik 6,7% YoY, dibandingkan 8,8% pada Juni. Meskipun pertumbuhan melambat, Juli mencatat pertumbuhan IPI tertinggi kedua sejak Desember 2025, menunjukkan aktivitas industri tetap relatif kuat. Untuk pasar baja domestik, manufaktur, barang modal, dan infrastruktur tetap menjadi area penting untuk dicermati karena merupakan pendorong utama permintaan baja.
17 jam yang lalu