[Harga Patokan Bijih Lokal Indonesia]
SMM memperkirakan bahwa HPM bijih lokal Indonesia pada paruh kedua bulan Juni akan mengalami penurunan kecil, dengan perkiraan penurunan sebesar 1,19%. HMA untuk paruh kedua bulan Juni diperkirakan sebesar USD 15.221/ton, turun sebesar USD 184/ton.
SMM memperkirakan bahwa HPM patokan untuk bijih lokal Indonesia (MC35%) pada paruh pertama bulan Juni akan menjadi sebagai berikut:
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,2%: USD 15,43/ton basah, turun USD 0,19/ton basah dibandingkan dengan paruh pertama bulan Juni;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,6%: USD 26,91/ton basah, turun USD 0,33/ton basah dibandingkan dengan paruh pertama bulan Juni;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,7%: USD 30,27/ton basah, turun USD 0,37/ton basah dibandingkan dengan paruh pertama bulan Juni;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,8%: USD 33,84/ton basah, turun USD 0,41/ton basah dibandingkan dengan paruh pertama bulan Juni;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 2,0%: USD 41,55/ton basah, turun USD 0,50/ton basah dibandingkan dengan paruh pertama bulan Juni.
Secara keseluruhan, harga HPM untuk periode kedua bulan Juni mengalami penurunan kecil. Meskipun terjadi gangguan di sisi penawaran seperti musim hujan yang terus berlanjut dan kekhawatiran pasar terhadap kemajuan persetujuan RKAB, harga hilir yang lemah telah menekan situasi pasar. Ke depan, SMM memperkirakan bahwa kemungkinan kecil premi akan naik pada periode yang tersisa di bulan Juni dan lebih mungkin untuk tetap stabil pada level bulan Mei. Pasar saat ini sedang memantau transaksi pasar.
![[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Aturan Melt-and-Pour Uni Eropa Akan Membentuk Ulang Ketertelusuran Rantai Pasok Baja Tahan Karat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PuSOO20251217171732.jpeg)

