Produsen logam Australia, Lynas Rare Earths, telah menandatangani perjanjian awal dengan Menteri Besar, sebuah badan investasi di negara bagian Kelantan, Malaysia, untuk mendapatkan bahan baku baru bagi pabrik logam tanah jarangnya di Malaysia.
Pada 30 Mei, Lynas menyatakan bahwa pemerintah negara bagian Malaysia dan Lynas akan mencapai kesepakatan akhir mengenai pasokan karbonat tanah jarang campuran dari endapan bijih adsorpsi ion di Malaysia ke pabrik lokal Lynas. Perusahaan tersebut menambahkan bahwa perjanjian pasokan akan mulai berlaku setelah pengembang memulai operasi penambangan di negara bagian Kelantan, Malaysia. Volume pasokan potensial tidak diungkapkan.

![[SMM Ringkasan Pertemuan Pagi Logam Tanah Jarang] Oksida Pr-Nd sedikit rebound karena pemasok menahan harga, oksida terbium terus melemah, logam mengikuti kenaikan tetapi transaksi masih terbatas.](https://imgqn.smm.cn/usercenter/THqPM20251217171743.jpeg)

