[Harga Patokan Bijih Lokal Indonesia]
SMM memperkirakan bahwa HPM bijih lokal Indonesia pada paruh pertama Juni akan naik akan tetap stabil dengan sedikit penurunan, dengan perkiraan penurunan sebesar 0,06%. HMA untuk paruh pertama Juni diperkirakan sebesar USD 15.405/ton, turun sebesar USD 10/ton.
SMM memperkirakan bahwa HPM patokan untuk bijih lokal Indonesia (MC35%) pada paruh pertama Juni akan menjadi sebagai berikut:
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,2%: USD 15,62/ton basah, turun sebesar USD 0,01/ton basah dibandingkan dengan paruh kedua Mei;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,6%: USD 27,24/ton basah, turun sebesar USD 0,02/ton basah dibandingkan dengan paruh kedua Mei;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,7%: USD 30,64/ton basah, turun sebesar USD 0,02/ton basah dibandingkan dengan paruh kedua Mei;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 1,8%: USD 34,25/ton basah, turun sebesar USD 0,02/ton basah dibandingkan dengan paruh kedua Mei;
- HPM untuk bijih nikel dengan kadar Ni 2,0%: USD 42,06/ton basah, turun sebesar USD 0,03/ton basah dibandingkan dengan paruh kedua Mei.
Secara keseluruhan, harga HPM untuk periode ini tetap stabil. Meskipun terjadi gangguan pada sisi penawaran seperti musim hujan yang terus berlanjut dan kekhawatiran pasar terhadap kemajuan persetujuan RKAB, harga hilir yang lemah telah memberatkan pasar. Ke depan, SMM memperkirakan bahwa akan sulit bagi premi untuk naik pada bulan Juni dan kemungkinan akan tetap stabil pada level Mei. Pasar sedang mengawasi dengan seksama perkembangan selanjutnya.



