Pada tanggal 15 Mei, Indonesia Bintan Alumina Company mencapai tonggak penting—mulai secara bersamaan pengisian bijih ke pabrik bahan baku dan uji coba panas dengan injeksi air dan uap untuk unit pencairan pada Fase III proyek alumina. Hal ini menandai masuknya proyek secara resmi ke tahap produksi uji coba, memberikan momentum baru bagi pengembangan perusahaan.
Sebagai langkah awal dan inti dalam proses produksi alumina, pabrik bahan baku menjalankan tugas penting untuk menggiling bahan baku seperti bauksit secara halus. Pengisian bijih yang berhasil menandakan bahwa sistem pasokan bahan baku proyek kini tidak terhambat, meletakkan landasan yang kuat untuk produksi berikutnya. Sementara itu, uji coba panas dengan injeksi air dan uap untuk unit pencairan juga berjalan dengan tertib. Seiring dengan injeksi uap secara bertahap dan pemanasan peralatan secara bertahap, kapasitas produksi yang efisien dan stabil dari unit tersebut secara bertahap menjadi jelas, memberikan jaminan yang kuat untuk proses produksi berikutnya.


![[Kontrak berjangka aluminium melanjutkan pemulihan dengan pusat bergerak lebih tinggi; aluminium spot tetap stabil di semua lini; pertumbuhan pasokan terus membebani harga - Komentar Pagi Alumina SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/kxYyQ20251217171651.jpg)
