CGN Mengajukan Pailit Perusahaan PV di Xinjiang!

Telah Terbit: May 22, 2025 08:40
Pada 19 Mei, Jaringan Informasi Kasus Kepailitan dan Reorganisasi Perusahaan Nasional mengungkapkan bahwa CGN Solar Energy Development Co., Ltd. telah mengajukan permohonan kepada Pengadilan Rakyat Tingkat Pertama Prefektur Otonomi Mongol Bortala, Wilayah Otonomi Uighur Xinjiang, untuk kepailitan Bortala Mongol Autonomous Prefecture Mueller Sitong PV Power Generation Co., Ltd. Tanggal pengungkapan adalah 19 Mei, dan nomor kasusnya adalah (2025) Xin 27 Bankr. App. No. 1.

Pada 19 Mei, Jaringan Informasi Kasus Reorganisasi Kepailitan Perusahaan Nasional mengungkapkan bahwa China General Nuclear Power Solar Energy Development Co., Ltd. telah mengajukan permohonan kepailitan terhadap Bortala Mongol Autonomous Prefecture Mueller Siton PV Power Generation Co., Ltd. kepada Pengadilan Rakyat Tingkat Pertama Prefektur Otonomi Mongol Bortala, Wilayah Otonomi Uyghur Xinjiang. Pengungkapan tersebut dilakukan pada 19 Mei, dengan nomor kasus (2025) Xin 27 Bankr. App. No. 1.

Menurut informasi yang tersedia secara publik, Bortala Mongol Autonomous Prefecture Mueller Siton PV Power Generation Co., Ltd. didirikan pada April 2015 dengan modal terdaftar sebesar RMB 1 juta. Lingkup bisnisnya mencakup pengembangan, investasi, kontraktor umum, dan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga surya, serta R&D, produksi, dan penjualan produk surya.

Menurut informasi ekuitas di Tianyancha, perorangan Liu Gang memegang 51% ekuitas Mueller Siton PV, sedangkan China General Nuclear Power Solar Energy Development Co., Ltd. memegang 49% saham.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Berita SMM PV] Tenaga Surya Atap Puerto Rico Mencapai 20% dari Total Kapasitas Listrik
23 jam yang lalu
[Berita SMM PV] Tenaga Surya Atap Puerto Rico Mencapai 20% dari Total Kapasitas Listrik
Read More
[Berita SMM PV] Tenaga Surya Atap Puerto Rico Mencapai 20% dari Total Kapasitas Listrik
[Berita SMM PV] Tenaga Surya Atap Puerto Rico Mencapai 20% dari Total Kapasitas Listrik
Data 'EIA' terbaru menunjukkan bahwa PLTS atap kini mencakup 20% kapasitas listrik Puerto Riko (1.456 MW), melampaui gas alam sebagai sumber terbesar kedua. Antara 2016 dan 2025, surya terdistribusi menyumbang 81% dari seluruh kapasitas baru. Untuk mengatasi pemadaman jaringan yang sering terjadi, warga telah memasang lebih dari 171.000 sistem baterai (2.864 MWh), dengan banyak di antaranya bergabung dalam program pembangkit listrik virtual ('VPP') milik operator jaringan LUMA. Meski ada kemajuan ini, undang-undang baru memperpanjang operasi satu-satunya PLTU batu bara di wilayah itu hingga 2032 dan menghapus target energi terbarukan sementara, meskipun target 100% pada 2050 tetap berlaku.
23 jam yang lalu
【Analisis SMM】Proyek Hidrogen Hijau Nol Karbon Zhongke Liquid Sunshine (Shawan) Mulai Dibangun
3 Apr 2026 17:01
【Analisis SMM】Proyek Hidrogen Hijau Nol Karbon Zhongke Liquid Sunshine (Shawan) Mulai Dibangun
Read More
【Analisis SMM】Proyek Hidrogen Hijau Nol Karbon Zhongke Liquid Sunshine (Shawan) Mulai Dibangun
【Analisis SMM】Proyek Hidrogen Hijau Nol Karbon Zhongke Liquid Sunshine (Shawan) Mulai Dibangun
3 Apr 2026 17:01
[Berita SMM PV] Industri Surya AS Hadapi Kekurangan Tenaga Kerja Menjelang Tenggat 'OBBBA'
3 Apr 2026 09:59
[Berita SMM PV] Industri Surya AS Hadapi Kekurangan Tenaga Kerja Menjelang Tenggat 'OBBBA'
Read More
[Berita SMM PV] Industri Surya AS Hadapi Kekurangan Tenaga Kerja Menjelang Tenggat 'OBBBA'
[Berita SMM PV] Industri Surya AS Hadapi Kekurangan Tenaga Kerja Menjelang Tenggat 'OBBBA'
Industri surya AS menghadapi kekurangan 53.000 pekerja saat para pengembang berlomba memenuhi tenggat konstruksi Juli 2026 berdasarkan 'OBBBA'. Proyeksi menunjukkan dibutuhkan 355.000 pekerja untuk mencapai target instalasi 60–70 GW, namun 86% pemberi kerja melaporkan kesulitan merekrut. Krisis tenaga kerja ini diperparah oleh ketentuan yang mewajibkan 15% jam kerja berasal dari pekerja magang agar memenuhi syarat untuk memperoleh kredit pajak. Untuk beradaptasi, para pengembang membangun jalur pelatihan internal, menyasar veteran, dan memanfaatkan alat digital untuk memaksimalkan efisiensi.
3 Apr 2026 09:59
CGN Mengajukan Pailit Perusahaan PV di Xinjiang! - Shanghai Metals Market (SMM)