China Kerahkan Armada Truk Tambang Listrik Otonom Terbesar di Dunia, Berjumlah 100 Unit, di Mongolia Dalam

Telah Terbit: May 16, 2025 18:36
China telah mengerahkan armada truk pertambangan listrik otonom terbesar di dunia di Mongolia Dalam, yang terdiri dari total 100 kendaraan tanpa awak. Truk-truk ini, yang dikembangkan oleh Huaneng Mengdong Company, anak perusahaan dari raksasa energi milik negara China Huaneng Group, dilengkapi dengan teknologi mengemudi otonom Huawei. Dikenal sebagai truk pertambangan "Huaneng Ruichi", truk-truk ini menggabungkan teknologi canggih, termasuk komunikasi 5G-A, kecerdasan buatan (AI), platform komputasi awan, sistem pertukaran baterai cerdas, dan peta presisi tinggi, yang memungkinkan pengoperasian yang andal di lingkungan tambang batubara yang keras serta operasi pemuatan dan pembongkaran otomatis. Pengerahan ini juga telah menerima dukungan dari mitra seperti XCMG Group dan University of Science and Technology Beijing, dan diperkirakan akan meningkatkan efisiensi transportasi hingga 20%. Menurut perkiraan dari China National Coal Association, pada akhir 2025, jumlah truk pertambangan otomatis di seluruh negeri akan melampaui 5.000 unit, dan diproyeksikan mencapai 10.000 unit pada 2026.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Ulasan Tengah Hari Nikel SMM] Pada 21 Juli, harga nikel sedikit menurun, dan Iran mengatakan mediator mengusulkan gencatan senjata AS-Iran selama 10 hari.
14 menit yang lalu
[Ulasan Tengah Hari Nikel SMM] Pada 21 Juli, harga nikel sedikit menurun, dan Iran mengatakan mediator mengusulkan gencatan senjata AS-Iran selama 10 hari.
Baca Selengkapnya
[Ulasan Tengah Hari Nikel SMM] Pada 21 Juli, harga nikel sedikit menurun, dan Iran mengatakan mediator mengusulkan gencatan senjata AS-Iran selama 10 hari.
[Ulasan Tengah Hari Nikel SMM] Pada 21 Juli, harga nikel sedikit menurun, dan Iran mengatakan mediator mengusulkan gencatan senjata AS-Iran selama 10 hari.
14 menit yang lalu
[SMM Flash News] Indonesia Menargetkan Implementasi Penuh Sistem Ekspor Komoditas Strategis Gerbang Tunggal
1 jam yang lalu
[SMM Flash News] Indonesia Menargetkan Implementasi Penuh Sistem Ekspor Komoditas Strategis Gerbang Tunggal
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Indonesia Menargetkan Implementasi Penuh Sistem Ekspor Komoditas Strategis Gerbang Tunggal
[SMM Flash News] Indonesia Menargetkan Implementasi Penuh Sistem Ekspor Komoditas Strategis Gerbang Tunggal
Indonesia Targetkan Implementasi Penuh Sistem Ekspor Gerbang Tunggal pada 1 September Indonesia berharap dapat sepenuhnya menerapkan kebijakan ekspor gerbang tunggal untuk komoditas strategis pada 1 September 2026, menurut Presiden Prabowo Subianto. Kebijakan ini telah berada dalam fase transisi sejak 1 Juni 2026, dengan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengoordinasikan persiapan peluncuran nasional. "Kami mengharapkan penerapan penuh kebijakan ekspor gerbang tunggal untuk komoditas strategis pada 1 September 2026," kata Prabowo. Prabowo mengatakan DSI didirikan untuk memperkuat pengawasan ekspor komoditas strategis, meningkatkan transparansi, dan memantau volume ekspor serta penerimaan devisa dengan lebih baik. Pemerintah menyatakan kerangka kerja ini bertujuan meningkatkan tata kelola ekspor, memperkuat pengawasan, dan mengekang praktik seperti under-invoicing serta transfer pricing. Selama masa transisi, eksportir akan terus beroperasi dengan sistem yang ada sementara DSI secara bertahap mengambil peran koordinasi yang lebih besar.
1 jam yang lalu
[SMM Pengarahan Pagi Nikel] Media AS melaporkan konflik AS-Iran yang memanas, kontrak nikel SHFE paling aktif diperdagangkan melonjak di perdagangan awal sebelum sedikit terkoreksi
2 jam yang lalu
[SMM Pengarahan Pagi Nikel] Media AS melaporkan konflik AS-Iran yang memanas, kontrak nikel SHFE paling aktif diperdagangkan melonjak di perdagangan awal sebelum sedikit terkoreksi
Baca Selengkapnya
[SMM Pengarahan Pagi Nikel] Media AS melaporkan konflik AS-Iran yang memanas, kontrak nikel SHFE paling aktif diperdagangkan melonjak di perdagangan awal sebelum sedikit terkoreksi
[SMM Pengarahan Pagi Nikel] Media AS melaporkan konflik AS-Iran yang memanas, kontrak nikel SHFE paling aktif diperdagangkan melonjak di perdagangan awal sebelum sedikit terkoreksi
[7.21 Pengarahan Pagi] Media AS melaporkan: Konflik AS-Iran memanas, Pentagon mempercepat pengerahan jet tempur F-16 dan F-35 ke Timur Tengah. Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran: Jika pasukan AS melanjutkan operasi, Iran mungkin beralih ke serangan skala penuh. Kontrak nikel SHFE 2609 yang paling banyak diperdagangkan melonjak di awal perdagangan lalu sedikit terkoreksi, dan hingga penutupan sesi pagi tercatat di 130.720 yuan/mt, turun 0,13%. Seiring meningkatnya konflik AS-Iran, pembatasan pelayaran di Selat Hormuz memperkuat dukungan biaya belerang. Namun, stok nikel rafinasi masih sulit berkurang. Persediaan domestik dan internasional tetap tinggi, dan laju pengurangan stok lambat. Dalam jangka pendek, harga kontrak nikel SHFE teraktif diperkirakan bergerak dalam kisaran 125.000-130.000 yuan/mt.
2 jam yang lalu