Anak Perusahaan Shenghe Resources, Chenguang Rare Earth, Akuisisi 100% Saham Peak Rare Earths Limited dengan Nilai AUD 158 Juta

Telah Terbit: May 15, 2025 15:32
Shenghe Resources mengumumkan bahwa anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Chenguang Rare Earth, berencana untuk mengakuisisi semua saham biasa yang diterbitkan oleh Peak Rare Earths Limited (Peak) melalui skema pengaturan, yang mewakili 100% dari total saham. Total nilai transaksi adalah AUD 158 juta, setara dengan sekitar RMB 742,6 juta. Peak adalah perusahaan yang terdaftar di bursa publik di Australia, yang didirikan pada tahun 2015 dan berkantor pusat di Perth. Perusahaan ini terutama bergerak dalam eksplorasi, pengembangan, dan produksi logam tanah jarang. Proyek utamanya adalah proyek logam tanah jarang Ngualla di Tanzania, yang telah memperoleh izin pertambangan khusus.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Rare Earth Morning Meeting Summary] Pr-Nd oxide rebounds slightly as suppliers hold prices firm, terbium oxide continues to weaken, metals follow the rise but transactions remain limited.
3 menit yang lalu
[SMM Rare Earth Morning Meeting Summary] Pr-Nd oxide rebounds slightly as suppliers hold prices firm, terbium oxide continues to weaken, metals follow the rise but transactions remain limited.
Baca Selengkapnya
[SMM Rare Earth Morning Meeting Summary] Pr-Nd oxide rebounds slightly as suppliers hold prices firm, terbium oxide continues to weaken, metals follow the rise but transactions remain limited.
[SMM Rare Earth Morning Meeting Summary] Pr-Nd oxide rebounds slightly as suppliers hold prices firm, terbium oxide continues to weaken, metals follow the rise but transactions remain limited.
[Pr-Nd oxide rebounds slightly as suppliers hold prices firm; terbium oxide continues to weaken; metals follow gains but transactions remain limited] Yesterday, Pr-Nd alloy prices edged up slightly, mainly driven by increased inquiry activity from downstream magnetic material enterprises and higher raw material prices. Some suppliers raised their quotes, but actual transaction follow-through remained limited. In the medium-heavy rare earth metals segment, although market inquiry activity was relatively low, dysprosium-iron alloy and terbium metal quotes remained relatively firm, with a clear tug-of-war between sellers and buyers and transactions in a stalemate.
3 menit yang lalu
Brasil Mengesahkan RUU untuk Mendorong Industri Mineral Kritis dengan Kredit Pajak $982 Juta
5 menit yang lalu
Brasil Mengesahkan RUU untuk Mendorong Industri Mineral Kritis dengan Kredit Pajak $982 Juta
Baca Selengkapnya
Brasil Mengesahkan RUU untuk Mendorong Industri Mineral Kritis dengan Kredit Pajak $982 Juta
Brasil Mengesahkan RUU untuk Mendorong Industri Mineral Kritis dengan Kredit Pajak $982 Juta
【SMM Berita Kilat Logam Tanah Jarang】 Kongres Brasil pada hari Rabu menyetujui rancangan undang-undang yang didukung pemerintah yang menetapkan kebijakan nasional untuk mineral kritis dan strategis. Undang-undang tersebut menciptakan Dana Jaminan Kegiatan Mineral sebesar R$2 miliar (sekitar US$393 juta) dan memberikan kredit pajak sebesar R$5 miliar (sekitar US$982 juta) selama lima tahun bagi perusahaan yang memproses mineral kritis di Brasil. Proyek yang memenuhi syarat dapat menerima kredit pajak hingga 20% dari pengeluaran investasi yang memenuhi syarat. RUU tersebut juga membentuk Dewan Nasional untuk Industrialisasi Mineral Kritis dan Strategis (CIMCE), yang bertanggung jawab kepada Kepresidenan, bertugas menetapkan daftar mineral kritis dan meninjau transaksi yang melibatkan kedaulatan nasional. Brasil memiliki cadangan logam tanah jarang terbesar kedua di dunia, diperkirakan mencapai 21 juta ton. RUU tersebut kini menunggu tanda tangan Presiden Lula dan bertujuan untuk mendorong pemrosesan domestik dan peningkatan nilai tambah mineral kritis. Para kritikus menyuarakan kekhawatiran atas potensi intervensi pemerintah yang berlebihan.
5 menit yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM untuk 3 September
16 jam yang lalu
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM untuk 3 September
Baca Selengkapnya
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM untuk 3 September
Komentar Perdagangan Sore Logam Tanah Jarang SMM untuk 3 September
16 jam yang lalu