Badan Manajemen Investasi Daya Anagata Nusantara, atau Danantara, dan Eramet SA dilaporkan sedang berupaya untuk mengakuisisi saham di sebuah pabrik peleburan nikel yang dimiliki oleh Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd. asal Tiongkok. Menurut Bloomberg pada hari Senin (5 Mei 2025), Danantara dan perusahaan asal Prancis tersebut bertujuan untuk mengakuisisi saham di pabrik peleburan high pressure acid leach (HPAL) milik Huayou yang terletak di Kawasan Industri Weda Bay (IWIP) di Maluku Utara. Rencana investasi ini bahkan dikatakan berpotensi menjadi transaksi besar pertama bagi Danantara.
Sumber Bloomberg menyatakan bahwa para pemangku kepentingan berharap untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada akhir bulan ini. Namun, mereka menekankan bahwa diskusi masih berlangsung dan rencana dapat berubah. Danantara dilaporkan berencana untuk berinvestasi melalui perusahaan induk pertambangan milik negara MIND ID.



