Data dari Platform Pencarian Statistik Bea Cukai menunjukkan bahwa impor bijih nikel dan konsentrat China pada Maret 2025 mencapai 1,535,233 mt, naik 34,54% MoM tetapi turun 2,06% YoY.
Filipina adalah pemasok terbesar, dengan impor bijih nikel dan konsentrat dari negara tersebut mencapai 1,205,652 mt, naik 63,95% MoM tetapi turun 0,51% YoY.
Kaledonia Baru adalah pemasok terbesar kedua, dengan impor bijih nikel dan konsentrat dari negara tersebut mencapai 149,194 mt, naik 289,64% MoM tetapi turun 21,66% YoY.
Berikut adalah rincian impor bijih nikel dan konsentrat Maret 2025 berdasarkan data dari Administrasi Umum Bea Cukai China:




