Pada 16 April 2025, waktu Beijing, Rio Tinto merilis laporan produksi dan penjualan untuk Q1 2025.
Dalam hal produksi, produksi bijih besi operasi Pilbara di Q1 mencapai 69,8 juta metrik ton, turun 19% QoQ dan 10% YoY.
Dalam hal pengiriman, pengiriman bijih besi operasi Pilbara di Q1 mencapai 70,7 juta metrik ton, turun 17% QoQ dan 9% YoY.
Selain itu, total produksi pelet dan konsentrat dari Iron Ore Company of Canada (IOC) di Q1 adalah 2,3 juta metrik ton, turun 9% QoQ dan 11% YoY (saham Rio Tinto).
Target pengiriman bijih besi Pilbara Rio Tinto untuk 2025 (100%) tetap tidak berubah pada 323-338 juta metrik ton.

![[Analisis SMM] Selisih Harga Baja China-Indonesia Terbalik, Permintaan Luar Negeri Masih Belum Menunjukkan Perbaikan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/wSpkX20251217171718.png)

