Baru-baru ini, produsen modul PV Jerman, Aleo Solar, mengumumkan bahwa mereka akan secara bertahap menutup jalur produksinya di Prenzlau, Brandenburg. Keputusan ini menandai penarikan teratur perusahaan, anak perusahaan dari Sino-American Silicon yang berbasis di Taiwan, dari pasar Jerman sebagai tanggapan terhadap tantangan industri.
Menurut juru bicara perusahaan, jalur produksi tersebut diperkirakan akan resmi ditutup dalam beberapa bulan mendatang. Sebelumnya, media lokal *Nordkurier* melaporkan bahwa banyak karyawan telah menerima pemberitahuan pemutusan hubungan kerja, dengan periode pemberitahuan standar untuk karyawan jangka panjang berlangsung hingga akhir Juni. Rencana penutupan ini akan langsung memengaruhi sekitar 110 karyawan, tetapi perusahaan telah berjanji untuk mendukung mereka melalui rencana sosial dan reorientasi karier guna mengurangi dampak keputusan ini terhadap kehidupan mereka.
Sejak didirikan pada tahun 2001, Aleo Solar telah berfokus pada produksi modul surya khusus untuk pasar ceruk. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, surplus kapasitas yang terus-menerus dari China dan perang harga global telah membuat produksi yang kompetitif semakin sulit. Tantangan industri ini tidak hanya memengaruhi Aleo Solar tetapi juga memaksa produsen modul Jerman lainnya untuk menghentikan produksi selama setahun terakhir. Perusahaan menyatakan bahwa mereka akan secara bertahap mengurangi produksi dan memanfaatkan sumber daya produksi yang tersisa untuk menyelesaikan proses penarikan secara teratur.
Berbicara tentang keputusan untuk menutup, CEO Aleo Solar William Chen mengatakan: "Keputusan ini tidak mudah bagi kami, tetapi mencerminkan realitas saat ini dari industri surya. Kami adalah salah satu produsen Jerman terakhir di bidang ini, dengan sejarah 25 tahun, dan kami berhasil melewati krisis besar pertama industri surya. Namun, lingkungan industri saat ini membuat kami tidak punya pilihan selain mengambil keputusan sulit ini. Kami berharap para pembuat kebijakan akan mengambil langkah tepat waktu untuk memperkuat produksi surya di Eropa, tetapi sayangnya, visi ini belum terwujud."
Melihat ke belakang, Aleo Solar memulai produksi modul PV di Prenzlau pada tahun 2002. Pada tahun 2009, Bosch mengakuisisi sebagian besar saham perusahaan tetapi kemudian menutup divisi suryanya. Selanjutnya, Aleo Solar dijual kepada konsorsium Asia yang dipimpin oleh anak perusahaan dari Sino-American Silicon Group yang berbasis di Taiwan. Meskipun mengalami beberapa kali perubahan kepemilikan, perusahaan tetap berkomitmen pada produksi dan inovasi modul surya.
Penutupan jalur produksi Prenzlau tidak hanya menjadi pukulan besar bagi Aleo Solar tetapi juga menyoroti tantangan berat yang dihadapi industri surya global. Di masa depan, seiring dengan percepatan konsolidasi industri, produsen surya perlu lebih fleksibel dan inovatif untuk beradaptasi dengan lingkungan pasar yang terus berubah. Bagi Aleo Solar, meskipun jalur produksinya di Jerman akan ditutup, pengalaman dan keahlian teknologinya di sektor surya tidak diragukan lagi akan menjadi referensi dan inspirasi bagi perkembangan industri di masa depan.
![Analisis dan Prospek Pasar Polisilikon Semester Pertama 2026 — Harga Mencapai Titik Terendah Baru; Fokus Lanjutan pada Biaya dan Kebijakan [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/XYkMV20251217171740.jpg)
![[SMM Analysis] Ulasan Intersolar 2026: Pertumbuhan PV Eropa Melambat seiring Kebijakan dan Imbal Hasil Membentuk Ulang Logika Pasar](https://imgqn.smm.cn/usercenter/FqtWa20251217171742.jpg)
![[SMM PV News] Jinko Energy Storage Mendapatkan Proyek Penyimpanan Energi Skala Utilitas 400 MWh di Eropa Timur pada Intersolar, Bermitra dengan Taliva untuk Memajukan Infrastruktur Energi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/FtiwK20251217171741.jpg)
