[Saldo Mingguan SMM HRC] Produksi HRC Minggu Ini Terus Menurun, Pengurangan Inventori Sosial Sedikit Dipercepat

Telah Terbit: Mar 13, 2025 10:39
Minggu ini, statistik SMM menunjukkan bahwa persediaan sosial HRC di 86 gudang nasional (sampel besar) mencapai 4,470,400 mt, turun 85,500 mt (-1,88% MoM) dan naik 1,23% YoY berdasarkan kalender lunar. Minggu ini, persediaan sosial nasional terus menurun dengan penurunan yang semakin besar. Berdasarkan wilayah, pasar di China selatan dan timur mengalami penurunan signifikan, sementara pasar di China tengah, utara, dan timur laut berfluktuasi dalam kisaran yang stabil. [SMM Steel]
  • SMM HRC Neraca Mingguan

 

  • Produksi HRC Turun MoM Minggu Ini

Minggu ini, produksi HRC turun MoM karena beberapa pabrik baja terpengaruh oleh pemeliharaan dan pembatasan produksi yang didorong oleh perlindungan lingkungan regional.

  • Inventaris Sosial HRC Terus Menurun Minggu Ini

Minggu ini, statistik SMM menunjukkan bahwa inventaris sosial HRC di 86 gudang nasional (sampel besar) mencapai 4,470,400 mt, turun 85,500 mt atau 1,88% MoM, dan naik 1,23% YoY berdasarkan kalender lunar. Inventaris sosial nasional terus menurun minggu ini, dengan penurunan yang lebih besar. Berdasarkan wilayah, pasar Cina Selatan dan Cina Timur mengalami penurunan signifikan, sementara pasar Cina Tengah, Cina Utara, dan Cina Timur Laut berfluktuasi dalam kisaran stabil. 【SMM Steel】

  • Inventaris Dalam Pabrik HRC Turun MoM Minggu Ini

Minggu ini, produksi pabrik baja menurun, dan beberapa pabrik secara aktif mengirimkan produk, menyebabkan penurunan inventaris dalam pabrik MoM.

Catatan:

1. Data mingguan produksi/aparent demand/inventaris HRC SMM didasarkan pada sampel dari 40 pabrik baja dan 86 gudang pasar utama nasional.

2. Per 31 Oktober 2024, data mingguan produksi HRC dan inventaris pabrik baja SMM mencakup 85% kapasitas HRC nasional.

3. SMM melakukan survei setiap hari Rabu dan merilis data pada Kamis pagi.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pangang Vanadium Procurement Tender for Sintering Coal (Gansu Sintering Coal), September-October 2026
11 menit yang lalu
Pangang Vanadium Procurement Tender for Sintering Coal (Gansu Sintering Coal), September-October 2026
Baca Selengkapnya
Pangang Vanadium Procurement Tender for Sintering Coal (Gansu Sintering Coal), September-October 2026
Pangang Vanadium Procurement Tender for Sintering Coal (Gansu Sintering Coal), September-October 2026
11 menit yang lalu
[SMM Analysis] Indonesia Steel Market Outlook 2026: Capacity Expansion Meets a Chinese Import Tsunami
29 menit yang lalu
[SMM Analysis] Indonesia Steel Market Outlook 2026: Capacity Expansion Meets a Chinese Import Tsunami
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Indonesia Steel Market Outlook 2026: Capacity Expansion Meets a Chinese Import Tsunami
[SMM Analysis] Indonesia Steel Market Outlook 2026: Capacity Expansion Meets a Chinese Import Tsunami
Indonesia is the world's 5th-largest steel exporter and 14th-largest crude steel producer, with ~25 Mt installed capacity. The domestic market, valued at USD 12,979.1 million in 2025, is growing at a 3.08% CAGR through 2033 — outpacing global averages. Yet capacity utilization sits at just 50–52%, below the ~80% profitability threshold, as cheap Chinese imports, aging BF-BOF infrastructure, and slowing infrastructure spending erode domestic mills' competitive position.
29 menit yang lalu
【SMM Kilas Batu Bara】Black Diamond Resources mencatat pendapatan nihil pada kuartal pertama dan membukukan rugi 8,23 miliar rupiah.
29 Aug 2026 13:55
【SMM Kilas Batu Bara】Black Diamond Resources mencatat pendapatan nihil pada kuartal pertama dan membukukan rugi 8,23 miliar rupiah.
Baca Selengkapnya
【SMM Kilas Batu Bara】Black Diamond Resources mencatat pendapatan nihil pada kuartal pertama dan membukukan rugi 8,23 miliar rupiah.
【SMM Kilas Batu Bara】Black Diamond Resources mencatat pendapatan nihil pada kuartal pertama dan membukukan rugi 8,23 miliar rupiah.
PT Black Diamond Resources Tbk (IDX: COAL), perusahaan batu bara Indonesia, berbalik dari laba menjadi rugi pada kuartal pertama 2026, dengan rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp8,23 miliar, terutama karena pendapatan usaha pada periode pelaporan menjadi nol. Pada kuartal yang sama tahun 2025, perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp126,52 miliar dan laba bersih sebesar Rp5,35 miliar. Arus kas operasi perseroan pada periode tersebut negatif Rp13,79 miliar. Kas dan setara kas pada akhir Maret hanya Rp233 juta, turun tajam dari Rp14,29 miliar pada akhir 2025. Total aset tercatat sebesar Rp824,79 miliar, dan pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp195 miliar. Hingga berita ini diterbitkan, saham COAL masih dalam status suspensi di Bursa Efek Indonesia (IDX).
29 Aug 2026 13:55
[Saldo Mingguan SMM HRC] Produksi HRC Minggu Ini Terus Menurun, Pengurangan Inventori Sosial Sedikit Dipercepat - Shanghai Metals Market (SMM)