Analisis SMM: Ekspor Timah Batangan Indonesia Menghadapi Perubahan Struktural di Tengah Gangguan Kebijakan dan Dinamika Pasokan-Permintaan Global

Telah Terbit: Mar 12, 2025 15:07

[Analisis SMM: Ekspor Timah Batangan Indonesia: Perubahan Struktural di Tengah Gangguan Kebijakan dan Prospek Tarik-Menarik Pasokan dan Permintaan Global]

Pada Januari 2025, ekspor timah batangan Indonesia anjlok menjadi 1,56 ribu ton, turun 66,57% MoM, terutama akibat pemeliharaan musiman di smelter yang dikombinasikan dengan keterlambatan persetujuan izin ekspor. Pada akhir Februari, volume perdagangan timah batangan di bursa ICDX dan JFX pulih menjadi 4.305 ton, menunjukkan pemulihan ekspor yang marginal. Namun, dipengaruhi oleh perlambatan produksi selama Ramadan, volume perdagangan di bursa turun kembali menjadi 1.150 ton pada awal Maret. Secara keseluruhan, ekspor Maret diperkirakan tetap berfluktuasi pada level rendah. Perhatian khusus harus diberikan pada peninjauan kualifikasi yang lebih ketat untuk eksportir oleh Kementerian Keuangan Indonesia dan penyesuaian mekanisme alokasi kuota, yang kemungkinan akan menekan ekspor jangka pendek.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
[Analisis SMM: Ekspor Timah Batangan Indonesia: Perubahan Struktural d - Shanghai Metals Market (SMM)