ICSG Melaporkan Sedikit Penyempitan Defisit Tembaga Halus Global pada Desember 2024

Telah Terbit: Feb 24, 2025 10:05
Menurut SMM, International Copper Study Group (ICSG) menyatakan dalam laporan bulanan terbarunya bahwa pasar tembaga olahan global mengalami defisit pasokan sebesar 22 ribu mt pada Desember 2024, dibandingkan dengan defisit 24 ribu mt pada November. ICSG mengindikasikan bahwa pasar memiliki surplus pasokan sebesar 301 ribu mt pada 2024, sedangkan pada tahun sebelumnya terdapat defisit sebesar 52 ribu mt. Pada Desember, produksi tembaga olahan global mencapai 2,37 juta mt, sementara konsumsi mencapai 2,39 juta mt. ICSG mencatat bahwa, setelah menyesuaikan perubahan inventaris di gudang berikat Tiongkok, defisit pada Desember adalah 51 ribu mt, dibandingkan dengan 127 ribu mt pada November.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Yuguang Gold and Lead Group Mengungkapkan Hak Penambangan dan Kapasitas Produksi Tambang Ye Group
22 jam yang lalu
Yuguang Gold and Lead Group Mengungkapkan Hak Penambangan dan Kapasitas Produksi Tambang Ye Group
Read More
Yuguang Gold and Lead Group Mengungkapkan Hak Penambangan dan Kapasitas Produksi Tambang Ye Group
Yuguang Gold and Lead Group Mengungkapkan Hak Penambangan dan Kapasitas Produksi Tambang Ye Group
[Pembaruan Smelter Timbal] Dilaporkan bahwa Yuguang Gold and Lead Group menyatakan di platform interaktif bahwa Ye Group memiliki hak penambangan tambang timbal-seng Shuikoushan dan tambang tembaga Baifang, dengan 3 tambang (tambang Kangjiawan dan tambang timbal-seng keduanya termasuk dalam hak penambangan tambang timbal-seng Shuikoushan) dan 1 pabrik pengolahan mineral, memiliki kapasitas penambangan dan pengolahan tahunan sebesar 860.000 mt bijih mentah. Tambang milik sendiri dapat menghasilkan konsentrat timbal, konsentrat tembaga, konsentrat emas, dan produk mineral lainnya, memberikan dukungan bahan baku bagi perusahaan.
22 jam yang lalu
Pesanan Backlog yang Kuat Menopang Tingkat Operasi Tinggi bagi Perusahaan Pelat/Lembaran dan Strip Tembaga
23 jam yang lalu
Pesanan Backlog yang Kuat Menopang Tingkat Operasi Tinggi bagi Perusahaan Pelat/Lembaran dan Strip Tembaga
Read More
Pesanan Backlog yang Kuat Menopang Tingkat Operasi Tinggi bagi Perusahaan Pelat/Lembaran dan Strip Tembaga
Pesanan Backlog yang Kuat Menopang Tingkat Operasi Tinggi bagi Perusahaan Pelat/Lembaran dan Strip Tembaga
Menurut SMM, harga tembaga melonjak minggu ini, yang secara signifikan menekan penerimaan pesanan baru di industri pelat/lembaran dan strip tembaga. Namun, berkat pesanan tertunda yang melimpah yang terakumulasi pada periode sebelumnya, produksi industri menunjukkan ketahanan yang kuat. Pesanan permintaan dari sektor hilir utama seperti ketenagalistrikan, energi baru, dan elektronik tetap stabil secara umum, mendukung jadwal produksi penuh bagi sebagian besar perusahaan. Akibatnya, tingkat utilisasi industri terus berfluktuasi di level tinggi.
23 jam yang lalu
Pemulihan Tingkat Utilisasi Industri Kawat Tembaga Enamel Tidak Sesuai Ekspektasi
23 jam yang lalu
Pemulihan Tingkat Utilisasi Industri Kawat Tembaga Enamel Tidak Sesuai Ekspektasi
Read More
Pemulihan Tingkat Utilisasi Industri Kawat Tembaga Enamel Tidak Sesuai Ekspektasi
Pemulihan Tingkat Utilisasi Industri Kawat Tembaga Enamel Tidak Sesuai Ekspektasi
Tingkat utilisasi industri kawat enamel pekan ini rebound secara mingguan, namun pemulihannya lebih lemah dari ekspektasi. Seiring meredanya gangguan libur, tingkat utilisasi mesin rebound secara mingguan. Namun, lonjakan harga tembaga menekan pemesanan hilir, menghambat laju pemulihan secara keseluruhan, dengan pesanan baru yang hanya naik secara marginal.
23 jam yang lalu