Produksi Bijih Timah Myanmar Belum Pulih, Harga Timah SHFE Berfluktuasi Naik [Ulasan Tengah Hari Timah SMM]

Telah Terbit: Feb 20, 2025 11:42
[SMM Tinjauan Tengah Hari Timah: Ekspektasi Pemulihan Bijih Timah Myanmar Belum Terwujud, Harga Timah SHFE Berfluktuasi Naik] Pada pagi hari 20 Februari 2025, didorong oleh sentimen makro, kontrak timah SHFE 2503 menunjukkan tren berfluktuasi naik. Harga pembukaan sekitar 260.000 yuan/mt, dan akhirnya ditutup pada 262.280 yuan/mt, naik 0,26% dari hari perdagangan sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 46.800 lot, sementara minat terbuka turun 1.596 lot menjadi 25.400 lot. Faktor makro: Ketua Fed Powell menegaskan kembali bahwa tidak ada urgensi untuk menurunkan suku bunga, imbal hasil Treasury AS meningkat, dan ketidakpastian seputar kebijakan tarif mengurangi selera risiko pasar, memberikan tekanan pada harga timah. Hubungan pasokan-permintaan: Dari sisi pasokan, ekspektasi pemulihan bijih timah Myanmar belum terwujud, dan pasokan bijih timah domestik tetap relatif stabil, tetapi tekanan inventaris signifikan. Dari sisi permintaan, pertumbuhan permintaan dari sektor elektronik dan energi baru mendukung harga timah, tetapi sektor konsumsi tradisional tetap lemah, perusahaan hilir lambat melanjutkan operasi, dan aktivitas perdagangan pasar rendah.

Ulasan Tengah Hari Kontrak Berjangka Timah SHFE 2503

Pada pagi hari 20 Februari 2025, didorong oleh sentimen makro, kontrak timah SHFE 2503 menunjukkan tren naik yang berfluktuasi. Harga pembukaan berada di sekitar 260.000 yuan/mt, dan harga penutupan akhir adalah 262.280 yuan/mt, naik 0,26% dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Volume perdagangan mencapai 46.800 lot, sementara minat terbuka turun 1.596 lot menjadi 25.400 lot.

Faktor Makro: Ketua Fed Powell menegaskan kembali bahwa tidak ada urgensi untuk menurunkan suku bunga. Kenaikan imbal hasil Treasury AS, dikombinasikan dengan ketidakpastian seputar kebijakan tarif, menyebabkan penurunan selera risiko pasar, memberikan tekanan pada harga timah.

Hubungan Pasokan-Permintaan: Dari sisi pasokan, produksi bijih timah yang diantisipasi akan dilanjutkan di Myanmar belum terwujud, sementara pasokan bijih timah domestik tetap relatif stabil, meskipun tekanan inventaris signifikan. Dari sisi permintaan, pertumbuhan permintaan dari industri elektronik dan sektor energi baru mendukung harga timah, tetapi konsumsi tradisional tetap lemah, dengan perusahaan hilir melanjutkan operasi secara lambat dan aktivitas perdagangan pasar lesu.

Dalam jangka pendek, harga berjangka timah SHFE diperkirakan akan bertahan di level tinggi, dengan rentang referensi 258.000 hingga 265.000 yuan/mt. Kondisi pasokan yang ketat dan permintaan kuat dari sektor energi baru akan terus mendukung harga timah, tetapi ketidakpastian dalam kebijakan makro dan konsumsi tradisional yang lemah dapat membatasi ruang kenaikan harga. Investor harus memantau perkembangan kebijakan Fed AS dan kemajuan produksi bijih timah di Myanmar.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn