Minggu ini, harga rata-rata NPI berkadar tinggi SMM 8-12% adalah 956,7 yuan/mtu (ex-factory, termasuk pajak), naik 12,5 yuan/mtu dibandingkan minggu lalu, menunjukkan peningkatan signifikan. Sementara itu, indeks FOB NPI Indonesia juga naik sebesar $1,6/mtu dibandingkan minggu lalu, semakin mengonfirmasi tren kenaikan harga NPI berkadar tinggi. Kenaikan harga NPI berkadar tinggi minggu ini meluas, didorong oleh berbagai faktor dari sisi pasokan dan permintaan.
Dari sisi pasokan, smelter NPI berkadar tinggi domestik umumnya beroperasi dengan kerugian, dengan motivasi produksi yang lemah. Karena tekanan biaya yang signifikan, antusiasme produksi smelter tetap rendah, dan produksi diperkirakan tetap pada tingkat rendah dalam jangka pendek. Kontraksi sisi pasokan ini memberikan dukungan terhadap harga. Di Indonesia, faktor cuaca membatasi aktivitas penambangan dan transportasi di beberapa wilayah. Selain itu, smelter di salah satu area produksi utama mengurangi beban produksinya karena masalah tertentu, menyebabkan penurunan output NPI berkadar tinggi Indonesia. Sebagai pemasok utama sumber daya nikel global, fluktuasi produksi Indonesia memiliki dampak signifikan pada pasar global.
Dari sisi permintaan, pasar spot baja tahan karat tetap lesu, dengan harga yang terus melemah dan transaksi pasar relatif sepi. Pabrik baja tahan karat mengurangi permintaan mereka untuk NPI berkadar tinggi, mencerminkan lemahnya permintaan hilir. Namun, aktivitas pembelian terpusat oleh pedagang sedikit meningkatkan sentimen pasar, mendorong pusat pasar NPI berkadar tinggi naik. Dalam jangka pendek, harga NPI berkadar tinggi diperkirakan akan berfluktuasi naik.
Dari sisi harga dan biaya, minggu ini, rata-rata diskon NPI berkadar tinggi terhadap nikel murni adalah 292,65 yuan/mtu, menyempit sebesar 17,52 yuan/mtu dibandingkan minggu lalu. Penyempitan diskon ini menunjukkan momentum kenaikan yang kuat untuk harga NPI berkadar tinggi. Dengan latar belakang sumber daya yang ketat di pasar, pembelian terpusat oleh pedagang mendorong harga transaksi ke level tertinggi baru secara berturut-turut, semakin meningkatkan sentimen pasar. Di sisi nikel murni, berita tentang tambahan kuota RKAB bijih nikel Indonesia menyebabkan harga nikel murni turun. Dari perspektif makro, pengumuman Trump tentang tarif 25% pada baja dan aluminium meningkatkan ketidakpastian pasar, berdampak negatif pada sektor logam non-ferrous. Namun, harga nikel murni, yang didukung oleh biaya, memiliki ruang penurunan yang terbatas.
Dari sisi biaya dan bahan baku, dari sisi biaya, berdasarkan harga bijih nikel 25 hari yang lalu, biaya tunai NPI berkadar tinggi menunjukkan penyempitan kerugian untuk smelter minggu ini. Dari sisi bahan baku, harga batubara kokas dan kokas turun signifikan karena akumulasi persediaan hulu dan melemahnya permintaan pabrik baja hilir. Harga bijih nikel Filipina tetap kuat karena pengiriman terbatas oleh musim hujan.
Melihat ke depan untuk minggu depan, harga batubara kokas dan kokas mungkin turun lebih lanjut karena fundamental yang lemah, sementara harga bijih nikel diperkirakan tetap stabil. Sentimen pasar untuk NPI berkadar tinggi mungkin terus berfluktuasi naik, dan kerugian smelter kemungkinan akan semakin menyempit. Dalam jangka pendek, harga NPI berkadar tinggi diperkirakan akan tetap dalam tren naik, sementara harga nikel murni, yang didukung oleh biaya, memiliki ruang penurunan yang terbatas.
Secara keseluruhan, pasar NPI berkadar tinggi menunjukkan tren kenaikan harga yang didorong oleh pasokan yang ketat dan aktivitas pembelian pedagang. Meskipun permintaan di pasar baja tahan karat lemah, harga NPI berkadar tinggi diperkirakan tetap kuat dalam jangka pendek. Sementara itu, perbaikan di sisi biaya memberikan sedikit ruang bernapas bagi smelter. Ke depan, pasar perlu memantau perubahan cuaca di Indonesia, perkembangan kebijakan, dan dampak lingkungan makroekonomi global terhadap harga nikel.



