Menurut situs web Kementerian Perdagangan, pada 4 Februari, Kementerian Perdagangan dan Administrasi Umum Kepabeanan mengeluarkan pengumuman untuk memberlakukan kontrol ekspor pada barang-barang terkait tungsten, tellurium, bismut, molibdenum, dan indium. Pengumuman tersebut berlaku efektif sejak diterbitkan. Teks asli adalah sebagai berikut: Pengumuman No. 10 Tahun 2025 oleh Kementerian Perdagangan dan Administrasi Umum Kepabeanan Keputusan untuk Memberlakukan Kontrol Ekspor pada Barang-Barang Terkait Tungsten, Tellurium, Bismut, Molibdenum, dan Indium Sesuai dengan ketentuan terkait dalam Undang-Undang Kontrol Ekspor Republik Rakyat Tiongkok, Undang-Undang Perdagangan Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok, Undang-Undang Kepabeanan Republik Rakyat Tiongkok, dan Peraturan Republik Rakyat Tiongkok tentang Kontrol Ekspor Barang-Barang Dual-Use, serta untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban internasional seperti non-proliferasi, Dewan Negara telah menyetujui keputusan untuk memberlakukan kontrol ekspor pada barang-barang berikut:
Barang-Barang Terkait Molibdenum
(1) 1C117.b. Bubuk molibdenum: Partikel molibdenum dan paduan dengan kandungan molibdenum (berat) 97% atau lebih dan ukuran partikel 50×10-6m (50μm) atau kurang, digunakan untuk pembuatan komponen eksplosif (kode komoditas kepabeanan referensi: 8102100001).
(2) 1E101.b. Teknologi dan bahan untuk memproduksi barang-barang di bawah 1C117.b (termasuk spesifikasi proses, parameter proses, program pemrosesan, dll.).
Berdasarkan data impor dan ekspor tahun 2024: Tiongkok adalah produsen utama produk molibdenum, dengan produksi bubuk molibdenum sebesar 22 ribu mt pada tahun 2024. Namun, volume ekspor absolut relatif kecil, sehingga dampaknya terhadap pasar molibdenum domestik relatif kecil.
Di sisi ekspor: Pada tahun 2024, total volume ekspor produk molibdenum Tiongkok sekitar 43 ribu mt, sedangkan volume ekspor bubuk molibdenum sebesar 287,7 mt. Karena bubuk molibdenum hanya mencakup proporsi kecil dari permintaan ekspor molibdenum, dampak keseluruhan pada pasar molibdenum relatif kecil.
Dari perspektif tujuan ekspor, pada tahun 2024, bubuk molibdenum Tiongkok terutama diekspor ke Jepang, AS, Rusia, Korea Selatan, dan Belanda, yang mencakup sekitar 98% dari total volume ekspor. Di antaranya, ekspor ke Jepang mencapai sekitar 160,8 mt, mencakup 56%, sedangkan ekspor ke AS mencapai sekitar 59,4 mt, mencakup 21%. Dari data di atas, dapat dilihat bahwa kontrol ekspor pada bubuk molibdenum mungkin memiliki dampak yang lebih besar pada Jepang dan AS.

