SMM, 5 Februari: Pada 4 Februari, Kementerian Perdagangan dan Administrasi Umum Bea Cukai bersama-sama mengeluarkan pengumuman yang menyatakan bahwa, untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban internasional seperti non-proliferasi, Dewan Negara telah menyetujui keputusan untuk memberlakukan kontrol ekspor pada barang-barang terkait tungsten, tellurium, bismut, molibdenum, dan indium.
Menurut pengumuman tersebut, eksportir barang-barang yang disebutkan harus mengajukan izin ekspor dari departemen perdagangan yang berwenang di Dewan Negara sesuai dengan ketentuan terkait dalam "Undang-Undang Kontrol Ekspor Republik Rakyat Tiongkok" dan "Peraturan Administrasi Kontrol Ekspor Barang-Barang Dual-Use Republik Rakyat Tiongkok." Pengumuman ini berlaku sejak tanggal diterbitkan, dan "Daftar Barang Dual-Use yang Dikenakan Kontrol Ekspor Republik Rakyat Tiongkok" akan diperbarui sesuai.
Sebelumnya, pada November 2024, Tiongkok merilis "Daftar Barang Dual-Use yang Dikenakan Kontrol Ekspor Republik Rakyat Tiongkok" terbaru, yang mencakup berbagai bidang seperti material tanah jarang. Daftar tersebut mencakup material optik tanah jarang, material magnetostriktif tanah jarang, logam tanah jarang dan material paduan, material kedirgantaraan tanah jarang, material magnet permanen tanah jarang, material superkonduktor tanah jarang, germanium, galium, renium, antimon, grafit, indium, tellurium, dan material militer canggih penting lainnya. Selain bahan mentah, teknologi dan peralatan terkait juga dilarang.
》Ajukan Uji Coba Gratis Basis Data Rantai Industri Logam SMM
Logam tanah jarang adalah sumber daya inti untuk industri teknologi tinggi dan banyak digunakan dalam elektronik, petrokimia, metalurgi, kedirgantaraan, dan kendaraan energi baru (NEV), serta banyak bidang lainnya. Hampir semua senjata teknologi tinggi bergantung pada material tanah jarang, yang sering kali berada di bagian penting senjata tersebut. Sebagai contoh, rudal "Patriot" AS menggunakan magnet samarium-kobalt dan magnet NdFeB dalam sistem pemandunya. Material ini digunakan untuk pemfokusan sinar elektron, memastikan pencegatan yang tepat terhadap rudal yang masuk.
Menurut data survei terbaru SMM, ekspor produk tanah jarang belum dibatasi secara signifikan. Umpan balik industri menunjukkan bahwa sekitar 14% ekspor produk tanah jarang Tiongkok saat ini ditujukan ke AS, sementara lebih dari setengah impor tanah jarang AS bergantung pada Tiongkok. Cadangan tanah jarang Tiongkok menyumbang 40% dari total global, dan 90% produk magnet permanen tanah jarang dunia diproduksi di Tiongkok, memberikan Tiongkok posisi yang sangat penting dalam industri tanah jarang.


![Harga sisi bijih sedikit naik, Pr-Nd terkonsolidasi dalam kebuntuan, dan skrap naik terlebih dahulu kemudian stabil [Tinjauan Mingguan Rare Earth Daur Ulang SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tXtym20251217171745.jpeg)
![Harga bijih sedikit naik, Pr-Nd terkonsolidasi, dan rare earth menengah-berat bervariasi [Tinjauan Mingguan Rare Earth SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fpsaU20251217171745.jpeg)
