Eramet dan BASF Batalkan Rencana Pabrik Nikel-Kobalt di Indonesia, Mengutip Pasokan Nikel Kualitas Baterai yang Sudah Cukup
Baru-baru ini, Eramet dari Prancis dan produsen kimia Jerman BASF membatalkan rencana mereka untuk mengembangkan kilang nikel-kobalt senilai $2,6 miliar di Indonesia, dengan alasan bahwa pasokan nikel kualitas baterai sudah mencukupi. Kilang-kilang Barat juga harus bersaing dengan kilang-kilang Tiongkok, yang mendominasi pasar pengolahan nikel di Indonesia dan beroperasi dengan biaya lebih rendah.

![[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OjGlE20251217171734.jpg)
![[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PFIti20251217171734.jpg)
