Menurut laporan Mining.com yang mengutip Bloomberg News, perusahaan tambang Brasil Serra Verde Group sedang memperluas produksi logam tanah jarang.
Sekitar setahun yang lalu, perusahaan ini mulai memproduksi konsentrat logam tanah jarang secara komersial di Goiás, Brasil. Ricardo Grossi, Chief Operating Officer Serra Verde Group, menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa perusahaan diperkirakan akan memproduksi 5.000 mt oksida logam tanah jarang pada 2026. Ia menyebutkan bahwa produksi akan meningkat seiring dengan perluasan kapasitas, tetapi tidak mengungkapkan angka spesifik.
Grossi mencatat bahwa Serra Verde juga mempertimbangkan untuk menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan dan negara untuk memperluas produksi dan pengolahan logam tanah jarang. Perusahaannya terutama memproduksi Pr-Nd, disprosium, dan terbium. Ia berharap perusahaannya dapat menjadi pemasok alternatif mineral penting bagi negara-negara Barat.
Serra Verde didukung oleh Denham Capital dan juga telah menerima dukungan dari Energy & Minerals Group yang berbasis di AS serta Vision Blue Resources Ltd. yang berbasis di Inggris, termasuk investasi sebesar $150 juta pada bulan Oktober. Negosiasi untuk pendanaan lain sedang berlangsung.
"Investasi ini bisa berasal dari mitra baru atau investor yang sudah ada," kata Grossi. Sebelumnya, ia bekerja di Vale dan Anglo American.
Serra Verde juga mempertimbangkan untuk memperluas produksi di tambang Brasilnya, dengan potensi menggandakan kapasitas pada 2030. Perusahaan ini telah bergabung dengan Minerals Security Partnership (MSP). Anggota MSP termasuk AS dan negara-negara Uni Eropa, yang bertujuan mempercepat pengembangan rantai pasokan mineral penting yang berkelanjutan, aman, dan terdiversifikasi.
Meskipun surplus pasokan telah menurunkan harga logam tanah jarang, Serra Verde tetap optimis untuk memproduksi lebih banyak magnet dari logam tanah jarang. Grossi menyatakan bahwa Asia saat ini menjadi tujuan utama produknya. Perusahaan memperkirakan pertumbuhan permintaan tahunan rata-rata sebesar 8,5% untuk produknya hingga 2035, yang akan memperkuat neraca keuangannya.
"Untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, kami mulai meraih keuntungan, yang sudah merupakan pencapaian signifikan," kata Grossi. "Mulai 2026, situasi keuangan perusahaan akan mengalami transformasi total."
![[SMM Briefing Pagi Logam Tanah Jarang] Harga logam tetap kuat didukung oleh biaya oksida, sementara pengadaan tepat waktu mendominasi di musim sepi NdFeB](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OJvHl20251217171744.jpeg)


