Menjelang akhir November, berdasarkan kemajuan negosiasi pesanan baru untuk perdagangan domestik bijih nikel laterit di Indonesia, beberapa tambang masih mempertahankan premi yang diinginkan sekitar $17/wmt. Namun, karena penurunan harga NPI berkadar tinggi domestik yang terus berlanjut, beberapa peleburan hilir telah menurunkan premi yang diinginkan untuk pesanan baru di bulan Desember menjadi sekitar $15/wmt.
Selain itu, karena sentimen bearish terhadap harga keseluruhan bijih nikel laterit perdagangan domestik Indonesia untuk bulan Desember, beberapa peleburan diperkirakan akan lebih lanjut mengurangi atau sebagian membatalkan batas atas dan jumlah insentif tambahan untuk rasio silikon-magnesium dan insentif tonase. Meskipun pandangan pasar saat ini bearish terhadap bijih nikel laterit perdagangan domestik Indonesia dan harga NPI untuk bulan Desember serta penurunan signifikan dalam dukungan biaya bahan baku, beberapa tambang masih memiliki kekhawatiran dan kekhawatiran tentang proses aktual memulai penggunaan kuota RKAB baru dari akhir Desember tahun ini hingga Januari tahun depan. Atas dasar ini, biaya bahan baku untuk NPI berkadar tinggi di Indonesia diperkirakan akan terus menurun di masa depan.
![[SMM Kilasan Baja Tahan Karat] Aturan Melt-and-Pour Uni Eropa Akan Membentuk Ulang Ketertelusuran Rantai Pasok Baja Tahan Karat](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PuSOO20251217171732.jpeg)

