Arah pengembangan teknologi utama untuk bahan katoda ternary: tren nikel tinggi, tegangan tinggi nikel sedang, dan kuaterner.
Untuk kendaraan listrik baru (NEV), daya tahan tinggi tetap menjadi kunci untuk menggantikan kendaraan berbahan bakar. Oleh karena itu, meningkatkan jarak tempuh adalah salah satu terobosan penting untuk memenuhi permintaan konsumen akhir dan meningkatkan tingkat penetrasi pasar NEV. Sebagai komponen inti, bahan aktif katoda baterai lithium memiliki dampak krusial pada indikator kinerja utama baterai. Densitas energi bahan aktif katoda secara langsung mempengaruhi kinerja keseluruhan baterai, dan densitas energi ini ditentukan oleh kapasitas dan tegangan bahan tersebut. Saat ini, arah pengembangan teknologi utama untuk bahan katoda ternary di pasar terutama bertujuan untuk mencapai tujuan meningkatkan densitas energi baterai melalui tren nikel tinggi, tegangan tinggi, dan metode kuaterner. Artikel ini akan memberikan pemahaman mendetail tentang prinsip, kelebihan, kekurangan, dan status perkembangan terkini dari ketiga teknologi ini.



