Pada 6 September, persediaan bijih nikel SMM di pelabuhan seluruh negeri terus bertambah 120 ribu wmt menjadi 9,172 juta wmt dibandingkan 30 Agustus. Kandungan logam total setara dengan 72,010 mt. Di Filipina, pengiriman bijih laterit ke Indonesia pada Agustus mengalami peningkatan tertentu. Memasuki September, dengan semakin jelasnya niat Indonesia untuk mengendalikan kadar NPI berkualitas tinggi, diperkirakan permintaan bijih laterit Filipina di pasar Indonesia akan melemah secara signifikan, dan proporsi bijih Filipina yang kembali ke pasar domestik mungkin akan meningkat lebih lanjut.



